Analisis

El Clasico: Menanti Barcelona vs Real Madrid yang Hambar

Bowie Haryanto & Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Selasa, 05/02/2019 12:57 WIB
El Clasico: Menanti Barcelona vs Real Madrid yang Hambar Barcelona akan menjamu Real Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey 2019. (REUTERS/Paul Hanna)
Jakarta, CNN Indonesia -- El Clasico antara Barcelona vs Real Madrid identik dengan pertandingan bertabur bintang dan laga sengit. Tapi, pekan ini untuk kali pertama dalam beberapa dekade terakhir El Clasico akan terasa hambar.

Nama-nama hebat seperti Lionel Messi, Neymar, Xavi Hernandez, Luis Suarez, Andres Iniesta dari kubu Barcelona dan Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan Marcelo di Real Madrid seperti meramaikan El Clasico dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, tengah pekan ini hal itu akan berubah ketika Barcelona menjamu Real Madrid pada leg pertama semifinal Copa Del Rey di Stadion Camp Nou, Kamis (7/2) dini hari WIB.


Hingga beberapa tahun yang lalu mungkin kita tidak akan mengira nama pemain seperti Alvaro Odriozola, Sergio Reguilon, Dani Ceballos, atau Vinicius Junior akan memperkuat Madrid di pertandingan sebesar El Clasico.

Sepeninggalan Cristiano Ronaldo ke Juventus, Madrid belum mampu bangkit. Kehadiran Santiago Solari sebagai pelatih interim menyusul pemecatan Julen Lopetegui membuat perubahan yang cukup signifikan dalam komposisi tim El Real.

Lionel Messi berpeluang absen pada laga El Clasico kali ini.Lionel Messi berpeluang absen pada laga El Clasico kali ini. (REUTERS/Sergio Perez)
Solari berani mencadangkan pemain-pemain bintang yang sebelumnya selalu menjadi andalan seperti Marcelo, Gareth Bale, dan Marco Asensio dan menurunkan pemain muda seperti Odriozola, Reguilon, Ceballos, dan Vinicius. Keempat nama terakhir juga menjadi starter saat Madrid mengalahkan Deportivo Alaves, akhir pekan lalu.

Keempat pemain muda Madrid tersebut mungkin punya masa depan yang cukup bagus. Namun, Odriozola, Reguilon, Ceballos, dan Vinicius belum cukup besar namanya dan minim pengalaman untuk tampil di pertandingan sebesar El Clasico saat ini.

Sebagian penggemar Barcelona dan Madrid di seluruh dunia pasti akan merasa ada sesuatu yang kurang pada El Clasico kali ini. Terlebih jika Solari benar-benar mencadangkan nama besar seperti Marcelo, Bale, atau Asensio.

El Clasico tengah pekan ini berpeluang semakin hambar setelah di kubu Barcelona ada badai cedera yang terjadi. Bahkan Messi berpeluang tidak main setelah mengalami cedera paha saat Barcelona ditahan imbang Valencia di Liga Spanyol akhir pekan lalu.

Kalaupun Messi cukup fit untuk bermain, kemungkinan besar pelatih Ernesto Valverde tidak akan mengambil risiko untuk memainkan sang kapten. Pasalnya, Barcelona akan menghadapi jadwal yang cukup berat hingga awal Maret 2019 di ajang Liga Spanyol, Liga Champions, dan Copa del Rey.

Barcelona juga dipastikan tidak akan diperkuat Ousmane Dembele dan bek kiri Jordi Alba yang harus absen karena cedera. Samuel Umtiti juga belum bisa bermain karena cedera panjang.

Barcelona menang 5-1 atas Real Madrid pada pertemuan pertama di Liga Spanyol musim ini.Barcelona menang 5-1 atas Real Madrid pada pertemuan pertama di Liga Spanyol musim ini. (REUTERS/Paul Hanna)
Kondisi tersebut membuat pemain pelapis seperti Carles Alena, Thomas Vermaelen, Nelson Semedo, Arthur Melo, Kevin Prince-Boateng dan Malcom berpeluang bermain sebagai starter.

Dengan tidak bermainnya sejumlah pemain kunci, El Clasico kali ini terbilang sulit diprediksi meski pada pertemuan pertama di Liga Spanyol musim ini Barcelona menang 5-1 atas Madrid dengan Luis Suarez menciptakan hattrick. Pasalnya, baik Barcelona dan Madrid sama-sama sedang dalam performa terbaik.

Madrid mulai bangkit bersama Solari setelah meraih lima kemenangan beruntun. Barcelona memang sedikit tidak konsisten belakangan ini, tapi bermain di kandang membuat Azulgrana tetap pantas diunggulkan.

Jika Valverde berani memainkan Messi yang tidak 100 persen fit, maka Barcelona jelas pantas lebih diunggulkan. Hal itu dikarenakan banyak pemain di tim Madrid saat ini tidak punya pengalaman menghadapi tekanan bermain di El Clasico.

Copa del Rey memang bukan trofi prioritas utama Barcelona musim ini. Namun, apapun kompetisinya Barcelona harus menurunkan kekuatan terbaik jika menjalani El Clasico melawan Madrid. Hal itu yang pastinya diinginkan puluhan ribu suporter yang akan hadir di Camp Nou dan jutaan pendukung Barcelona di seluruh dunia.

El Clasico antara Barcelona vs Madrid bukan hanya rivalitas terbesar di sepak bola domestik Spanyol. El Clasico sudah menjadi rivalitas terbesar dalam sejarah sepak bola.