Simic tampil di bawah performa saat Persija melawan Newcastle pada laga kedua kualifikasi Liga Champions Asia di Stadion McDonald Jones, Australia, Selasa (12/2). Macan Kemayoran takluk 1-3 setelah sempat bermain imbang 1-1 di waktu normal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya bisa membicarakan tentang permainan Simic, tidak soal masalahnya di luar lapangan. Dengan situasi ini dia sudah bekerja dengan keras di lapangan untuk membantu tim dan bermain sangat bagus," kata Kolev seusai pertandingan.
Persija Jakarta kalah 1-3 di markas Newcastle Jets. (Dok. Persija) |
"Saya tidak tahu perasaan Marco saat ini, sebaiknya Anda bertanya langsung padanya. Lebih baik membicarakan permainan dia daripada membahas persoalan lainnya (pelecehan seksual)," sambungnya.
Terlepas dari penampilan Simic, Kolev mengakui Newcastle merupakan lawan yang sulit dikalahkan. Terlebih Persija belum rutin bertanding lantaran kompetisi resmi belum digulirkan.
"Ini pertandingan yang sangat sulit bagi kami. tapi, sebagian besar pemain tampil bagus. Kedua, kami bermain dengan tim bagus yang kompetisinya sedang berjalan sementara Indonesia tidak berjalan dan ini jadi masalah serius bagi kami."
Selain itu, stamina skuat Macan Kemayoran juga dianggap tak maksimal untuk bermain selama 120 menit. Apalagi sebelumnya anak-anak Ibu Kota harus melawat ke markas Home United di Singapura.
"Ya, kami punya masalah dengan stamina pemain yang tidak berada di puncak karena kompetisi kami belum berjalan. Sangat sulit mencapai stamina terbaik hanya dengan latihan."
Kekalahan ini membuat Persija harus rela turun kasta ke Piala AFC 2019. Marko Simic dan kawan-kawan tergabung dengan Grup B bersama Ceres Negros (Filipina), Becamex Binh Duong (Vietnam), dan Shan United (Myanmar). (jun/bac)
Persija Jakarta kalah 1-3 di markas Newcastle Jets. (Dok. Persija)