Berita itu terkuak beberapa hari jelang laga Tottenham vs Borussia Dortmund di babak 16 besar Liga Champions 2018/2019. Voight diduga bersekongkol dengan mantan kekasihnya, Wesley Victor, memeras selebritas media sosial Snapchat dan Instagram, Julieanna Goddard.
Ia diduga meminta uang kepada korban sebesar US$18 ribu (Rp248 juta). Jika permintaannya tidak dituruti, mereka disebut mengancam Goddard akan menyebarkan rekaman video seks yang berisi korbannya itu dengan pria lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana pemerasan tersebut diduga sudah dilakukan bersama Victor pada 2016. Berdasarkan keterangan dari jaksa penuntut umum, mereka sempat mengirimkan sejumlah foto porno Goddard kepada asistennya sebagai upaya pemerasan.
[Gambas:Instagram]
Korbannya pun diberikan waktu selama 24 jam untuk segera mengirimkan uang tersebut jika tak ingin video seksnya disebar di dunia maya.
Pihak kepolisian kemudian mendapati dua pasangan itu berada di mobil menunggu pertemuan dilakukan. Namun, keduanya menyatakan tak bersalah setelah dipergoki.
Model keturunan Haiti dan Amerika Serikat itu mengklaim dia hanya ingin membantu karena dia sendiri pernah mengalami kasus kebocoran rekaman video seks. Namun, otoritas setempat melacak melalui telepon milik Voight dengan bantuan Biro Investigasi Federal (FBI) dan menemukan ia berusaha menghapus pesan antara wanita beranak satu itu dengan Victor.
Lihat juga:Ronaldo Setuju Juventus Rekrut Mohamed Salah |
Dugaan keterlibatan Voight dan mantan pacarnya itu muncul setelah kasus kekerasan terhadap instruktur fitnes tersebut oleh Serge Aurier pada Januari lalu.
Penganiayaan tersebut pun diduga terkait dengan dugaan pemerasan yang dilakukan Voight dengan mantan kekasihnya itu. (bac/jun)