Lahir di Urbino, Marche, pada 16 Februari 1979, Rossi tumbuh menjadi salah satu pebalap sepeda motor Grand Prix terhebat sepanjang sejarah. Total sembilan gelar juara dunia diraih pebalap yang dijuluki The Doctor tersebut, dengan tujuh di antaranya di kelas primer.
Putra dari Stefania dan Graziano itu memulai karier Grand Prix pada 1996. MotoGP 2019 merupakan musim ke-24 Rossi berkarier di ajang Grand Prix, atau tahun ke-20 di kelas paling atas.
Valentino Rossi tetap punya semangat tinggi di usia yang menginjak 40 tahun. (Mohd RASFAN / AFP) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sayangnya saya akan 40 tahun, ya, saya cukup tua. Tapi, ini tantangan buat saya agar terus kompetitif di usia seperti ini. Akan sulit untuk terus berada di atas, tapi saya akan berusaha," ucap Rossi dikutip dari Crash.net.
"Saya bukan salah satu favorit juara dunia, karena ada pebalap lain seperti Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, yang sudah sangat tahu sepeda motor masing-masing. Keempat pebalap itu favorit menjadi juara dunia," ujar Lorenzo.
Valentino Rossi terakhir kali jadi juara dunia pada 2009. (Mohd RASFAN / AFP) |
Pecinta balap motor masih memiliki waktu dua musim untuk menikmati aksi dan kehebatan Rossi di MotoGP. Momen itu harus benar-benar dimanfaatkan, karena belum tentu akan ada sosok pebalap seperti Rossi dalam satu, dua, atau tiga dekade ke depan. (har/ptr/bac)
Valentino Rossi tetap punya semangat tinggi di usia yang menginjak 40 tahun. (Mohd RASFAN / AFP)
Valentino Rossi terakhir kali jadi juara dunia pada 2009. (Mohd RASFAN / AFP)