Laga melawan Malaysia menjadi duel krusial untuk Timnas Indonesia U-22. Skuat Garuda muda perlu memenangi pertandingan ini untuk menjaga kans ke semifinal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skor imbang 1-1 yang didapat di laga pertama juga diyakini membuat Timnas Indonesia U-22 lebih percaya diri untuk mendapat poin berikutnya. Sementara Malaysia sedikit tertekan lantaran berada di dasar klasemen Grup B.
Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 jadi salah satu mimpi buruk Indra Sjafri saat melawan Malaysia. (AFP PHOTO / KIM DOO-HO) |
Pada Piala AFF U-19 2013 yang merupakan pertemuan pertama Indra Sjafri dengan Malaysia, Timnas Indonesia U-19 hanya bermain imbang 1-1.
Timnas Indonesia tertinggal lebih dulu berkat gol Muhammad Jafri (10'), namun Ilham Udin Armaiyn bisa menyamakan kedudukan di menit ke-53. Timnas Indonesia akhirnya keluar sebagai juara di turnamen tersebut.
Satu tahun berikutnya di turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2014, Timnas Indonesia U-19 bentrok dengan Malaysia di laga pertama Grup B. Kedua tim bermain imbang 0-0. Akan tetapi di klasemen akhir Timnas Indonesia berada di posisi kelima dengan empat poin dari lima laga.
Untuk kedua kalinya dalam dua tahun beruntun Timnas Indonesia kalah dari Malaysia. Pada semifinal Piala AFF U-19 2018 yang digelar di Stadion Gelora Delta, Timnas Indonesia kalah 2-3 dalam adu penalti setelah bermain imbang 1-1 dalam 90 menit dan tambahan waktu. (sry/bac)
Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 jadi salah satu mimpi buruk Indra Sjafri saat melawan Malaysia. (AFP PHOTO / KIM DOO-HO)