Kasus pengaturan skor jadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola nasional setelah Satgas Anti Mafia Bola mulai menindak para pelaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maurar Sirait yang pernah menjabat Ketua Steering Committee Piala Presiden, mengatakan telah mendapat mandat dari Presiden Joko Widodo untuk mengawal kasus mafia sepak bola di Indonesia.
Joko Driyono tersangka kasus perusakan barang bukti. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana) |
Ketua Satgas Anti Mafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo menyambut baik pesan dari Presiden Jokowi. "Polisi tidak ragu-ragu untuk menghabisi," ujarnya.
Hendro menurutkan pihak kepolisian sudah menerima 500 laporan dari berbagai pihak terkait praktik mafia bola. Sebagian berkas telah diproses.
"Ada proses penyidikan yang kami lakukan. Dari 10 tersangka, 6 tertahan melibatkan Exco, Komdis, Direktur Wasit, dan wasit. Baik itu wasit lapangan, asisten wasit 1 atau 2," ujarnya.
PSSI juga berencana untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) usai Pemilihan Presiden pada April mendatang. KLB diadakan untuk menetapkan pengurus baru termasuk Ketua Umum PSSI.
Joko Driyono tersangka kasus perusakan barang bukti. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)