Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak gelandang Luthfi Kamal lewat tendangan bebas pada menit ke-70.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Target pertama lolos grup, Grup B merupakan grup ketat. Lalu target kedua kami kemarin (Sabtu, 23/2), lolos ke final. Dan terakhir, kami ingin bawa pulang Piala AFF," kata Indra seperti yang dikutip dari rilis yang diterima CNNIndonesia.com.
Gol Luthfi Kamal bawa Timnas Indonesia U-22 ke final Piala AFF. (Dok. PSSI) |
Usai melawan Vietnam, Indra Sjafri mengatakan laga tersebut sebagai pertandingan yang menarik. Kedua tim bermain saling serang.
"Kami tahu Vietnam istirahat dua hari, tapi tadi kami merespons mereka dengan cepat. Secara keseluruhan, kami bermain kurang maksimal. Tapi alhamdulillah gol [Luthfi] sangat berharga," ucap Indra.
Lebih lanjut, Indra juga berkomentar tentang penyerang Timnas Indonesia U-22 Marinus Wanewar yang kerap kali menjadi sasaran lawan untuk dipancing emosi.
"Dia bisa kontrol emosi, tolong kawal Marinus. Dukung Marinus, saya ingin dia jadi penyerang terbaik Indonesia," ucapnya melanjutkan. (map/sry)
Gol Luthfi Kamal bawa Timnas Indonesia U-22 ke final Piala AFF. (Dok. PSSI)