Kevin mengawali laga dengan memberi keunggulan 1-0 atas pasangan China lewat sambarannya. Namun poin perdana tidak berarti laga menjadi mudah bagi Minions.
Lihat juga:Aremania Tuntut Krishna Murti Minta Maaf |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Liu/Zhang yang mempertipis poin setelah jeda lantas ditinggal empat angka oleh Marcus/Kevin. Keunggulan 14-10 yang dibukukan pasangan pelatnas PBSI itu gagal dimanfaatkan dengan baik lantaran Liu/Zhang kemudian meraih tiga poin beruntun.
Liu Cheng/Zhang Nan menyudahi kiprah Marcus/Kevin pada All England 2019. (REUTERS/Russell Cheyne) |
Pada gim kedua Marcus/Kevin tertinggal sejak awal laga dengan jarak yang tidak terlalu jauh, 0-1 hingga 3-4. Jarak sempat melebar menjadi tiga poin, tetapi Marcus/Kevin berhasil meraih tiga poin beruntun dan menyamakan kedudukan menjadi 6-6.
Juara All England dalam dua tahun terakhir itu baru berhasil membukukan keunggulan pada skor 8-7 hingga memimpin 11-8 pada interval gim kedua.
Perolehan poin Marcus/Kevin terus terjadi hingga skor 13-8. Tertinggal lima angka tidak meruntuhkan mental pasangan China yang kemudian meraih tiga poin beruntun.
Marcus/Kevin gagal mencetak hattrick di All England. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Situasi perolehan poin di gim ketiga kembali berlangsung ketat. Unggul 2-0, Marcus/Kevin kemudian tertinggal 2-4 dan menyamakan poin menjadi 4-4 sebelum kembali dalam posisi mengejar 4-6.
Liu/Zhang selanjutnya mampu menjauh dan membukukan keunggulan empat angka dan Marcus/Kevin tertinggal 7-11 pada interval.
Ketertinggalan 17-21 memastikan Marcus/Kevin kalah di babak pertama All England 2019 dan gagal mempertahankan gelar yang sudah diraih pada 2017 dan 2018. (nva)
Liu Cheng/Zhang Nan menyudahi kiprah Marcus/Kevin pada All England 2019. (REUTERS/Russell Cheyne)
Marcus/Kevin gagal mencetak hattrick di All England. (CNN Indonesia/Andry Novelino)