Ahsan/Hendra memulai pertandingan dengan baik. Mereka bisa memimpin 4-1 lewat kombinasi serangan yang merepotkan Aaron/Soh. Namun tiga pukulan Hendra yang membentur net mengubah kedudukan menjadi 4-4.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aaron/Soh terus memimpin dan mendapat game point di angka 20-11 setelah pukulan Hendra yang menyangkut di net. Aaron/Soh langsung memaksimalkan kesempatan pertama dan menutup gim pertama dengan skor 21-11.
Usai interval, Aaron/Soh mampu mendapatkan tiga poin beruntun yang membuat mereka merapat pada angka 9-12. Tetapi Ahsan/Hendra terus berusaha keras menyerang dan mempertahankan posisi unggul.
Ahsan/Hendra terus memimpin hingga angka 14-10 yang berlanjut menjadi 15-11 dan 16-12. Aaron/Soh lalu merebut dua poin beruntun yang membuat mereka merapat pada angka 16-14, sebelum akhirnya smes Ahsan mengubah kedudukan menjadi 17-14.
Ahsan/Hendra sukses memanfaatkan momentum dan meraih game point pada angka 20-14 lewat penempatan shuttlecock yang bagus dari Hendra. Pengembalian shuttlecock yang melebar dari Aaron/Soh memastikan terjadinya rubber game.
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bangkit setelah menelan kekalahan di gim pertama. (Foto: Reuters/Andrew Boyers) |
Reli sengit yang dimenangkan Aaron/Soh lalu membawa mereka merapat pada selisih satu poin, 9-8. Smes Ahsan dan drop shot Hendra lalu membawa Ahsan/Hendra memimpin 11-8 di saat interval.
Ahsan/Hendra langsung mendapat dua poin beruntun yang mengantar mereka ada di angka 13-8. Challenge yang gagal dari ganda Malaysia membuat Ahsan/Hendra memimpin 15-10.
Tekanan Ahsan/Hendra semakin kuat dan mereka berhasil menjauh pada angka 19-11 dan mendapat match point pada angka 20-12 lewat penempatan shuttlecock Hendra tak berhasil dikembalikan.
(ptr)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bangkit setelah menelan kekalahan di gim pertama. (Foto: Reuters/Andrew Boyers)