Selain CEO Dorna, Jokowi juga mengundang pembalap muda Indonesia asal Magetan, Mario Suryo Aji. Tak lama berselang hadir pula pembalap Dimas Ekky Pratama yang musim ini tampil di ajang Moto2.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelumnya kan sudah ada tanda tangan kerja sama antara ITDC dengan Dorna untuk menyelenggarakan MotoGP di 2021, jadi ini hanya untuk menyakinkan kami siap secara organisasi, infrastruktur. Semua kami siap," ucap Jokowi.
CEO Dorna merespons positif rencana MotoGP Indonesia. (KARIM JAAFAR / AFP) |
"Asian Games yang mendatangkan atlet [dari] 35 [negara] saja kami siap kok, jadi harus optimistis," ujar Jokowi.
Jokowi mengatakan rencana menggelar MotoGP pada 2021 mendapat respons positif dari Ezpelata. Ezpelata, dikatakan Jokowi, menilai sirkuit MotoGP di Mandalika akan menjadi salah satu sirkuit terindah bagi para pembalap.
Mandalika akan menjadi tuan rumah MotoGP Indonesia pada 2021. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi) |
Lebih lanjut mantan gubernur DKI Jakarta itu juga meyakini ITDC akan mendapat dukungan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pariwisata untuk mempercepat penyediaan infrastruktur bagi balapan MotoGP.
"Kami hanya perlu menggeser arah pengembangan Mandalika, itu terus dilakukan," ujar Jokowi.
"Kemudian pelabuhan, itu sekitar 100 ribu orang yang akan datang, tapi Lombok belum tentu memungkinkan ketersediaannya untuk terima orang banyak," ucap Imam. (har/uli/bac)
CEO Dorna merespons positif rencana MotoGP Indonesia. (KARIM JAAFAR / AFP)
Mandalika akan menjadi tuan rumah MotoGP Indonesia pada 2021. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)