Pada babak pertama, timnas Vietnam lebih banyak menghasilkan peluang dibandingkan Timnas Indonesia U-23. Namun ketidaktenangan Vietnam saat melakukan penyelesaian akhir membuat Timnas Indonesia U-23 tidak kebobolan di babak pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Egy Maulana Vikri punya kesempatan melepaskan tendangan dengan ruang tembak yang cukup terbuka di menit ke-53. Namun tendangan Egy masih diblok oleh kiper Vietnam, Tien Dung.
Ilustrasi- Osvaldo Haay dan kawan-kawan kesulitan membongkar pertahanan Vietnam. (Foto: ANTARA FOTO/R. Rekotomo) |
Namun setelah momen tersebut, serangan Timnas Indonesia U-23 lebih sering patah sebelum memasuki kotak penalti lawan.
Permainan Egy Maulana Vikri yang kurang optimal membuat dirinya ditarik keluar untuk digantikan oleh Dimas Drajad.
Perubahan-perubahan yang dilakukan Indra Sjafri tetap tidak mampu mengubah arah pertandingan. Di menit ke-90, Vietnam nyaris mencetak gol melalui Nguyen Hoang Duc. Namun tendangannya dari sudut sempit masih melayang di atas gawang.
Di masa injury time, timnas Vietnam berhasil mencetak gol. Pemain bernomor punggung tujuh, Trieu Viet Hung mencetak gol melalui sundulan kepala memanfaatkan umpan Nguyen Quang Hai.
Dengan dua kekalahan tersebut, Timnas Indonesia U-23 dipastikan gagal lolos ke Piala Asia U-23 2020.
Timnas Indonesia U-23
Satria Tama; Nurhidayat Haji Haris, Bagas Adi, Asnawi Mangkualam; Muhammad Luthfi, Witan Sulaeman (Saddil Ramdani 56), Firza Andika, Sani Riski; Egy Maulana Vikri (Dimas Drajad 82), Marinus Wanewar, Osvaldo Haay
Timnas Vietnam U-23
Tien Dung; Do Thanh Thinh, Huynh Tan Sinh, Ho Tan Tai, Ho Tan Tai; Nguyen Thanh Chung, Truong Van Thai, Nguyen Quang Hai; Trieu Viet Hung, Ha Duc Chinh, Nguyen Hoang Duc (ptr)
Ilustrasi- Osvaldo Haay dan kawan-kawan kesulitan membongkar pertahanan Vietnam. (Foto: ANTARA FOTO/R. Rekotomo)