Egy merupakan anak didik Indra sejak Timnas Indonesia U-19 dan termasuk satu dari tiga pemain Indonesia di luar negeri yang dipanggil Indra untuk tampil di Vietnam. Indra juga yang membawa Egy melanjutkan karier ke Polandia, ditemani ustaz Yusuf Mansur, dan agen Dusan Bogdanovic saat penandatanganan kontrak pada 10 Juli 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini [kritik] sumbangsih saya untuk memberikan semangat supaya [Timnas Indonesia U-23] lebih baik, saya respek sama dia [Indra]. Hanya saja, harus realistis pelatih itu. Jangan memaksakan kehendak pribadi, hasilnya kalah. Ketika juara [Piala AFF U-22 2019] tidak ada Egy, mantap," katanya menambahkan.
Egy Maulana Vikri menjadi sorotan setelah kegagalan Timnas Indonesia U-23 di kualifikasi Piala Asia U-23 2020. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo/aww) |
"Banyak yang mengusulkan kedua pemain itu masuk skuat Om Sinyo [Aliandoe], tapi Om Sinyo tetap percaya dengan tim yang sudah ia buat sebelumnya," ucap Herman.
"Om Sinyo kekeuh dengan skema saat itu, sedangkan masyarakat ingin [Timnas Indonesia] juga diperkuart Ajat Sudrajat dan Adolf Kabo. Terbukti, Timnas Indonesia juara Grup 3B dalam zona Asia Timur," ucapnya menambahkan.
Timnas Indonesia juara Grup 3B dengan perolehan sembilan poin, unggul dua poin dari India. Selain itu, di grup tersebut juga ada Thailand dan Bangladesh yang berada di urutan ketiga dan keempat dengan raihan empat poin.
Timnas Indonesia U-23 tidak mampu berbicara banyak di kualifikasi Piala Asia U-23 2020. (Dok. PSSI) |
Timnas Indonesia terpaksa mengubur mimpi untuk ikut Piala Dunia 1986 di Meksiko. "Memang saat itu sepak bola Korea Selatan lebih maju dari Indonesia," ujar Herman.
Lihat juga:Pelatih Vietnam Bantah Benci Indra Sjafri |
"Janganlah Egysentris, ini [pemain] nasional yang dia bawa. Apa sih kelebihan Egy? Ini yang dibawa ke Polandia itu tidak jauh dari uang, kami [mantan pemain Timnas Indonesia] tidak mengerti uang melainkan nasionalisme. Mana sekarang jawaban Indra setelah bawa Egy?" tuturnya melanjutkan. (map/jal)
Egy Maulana Vikri menjadi sorotan setelah kegagalan Timnas Indonesia U-23 di kualifikasi Piala Asia U-23 2020. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo/aww)
Timnas Indonesia U-23 tidak mampu berbicara banyak di kualifikasi Piala Asia U-23 2020. (Dok. PSSI)