Setan Merah mulai kehabisan 'bensin' setelah terus 'tancap gas' di bawah kendali Solskjaer. Paul Pogba dan kawan-kawan mengalami tiga kali kekalahan dalam empat pertandingan beruntun di seluruh kompetisi.
Sempat menang 2-1 atas Watford, Man United menderita kekalahan dari Wolverhampton Wanderers 1-2 pada laga Liga Inggris 2018/2019 pekan ke-32 di Stadion Molineux, Selasa (2/4) malam waktu setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Solskjaer yang masuk menggantikan Jose Mourinho langsung melakukan perubahan besar dalam strategi permainan. Pelatih asal Norwegia itu menerapkan permainan yang jauh lebih intens melakukan tekanan di pertahanan lawan.
Umpan-umpan pendek cepat dikombinasikan dengan umpan silang jadi andalan Setan Merah di bawah komando mantan penyerang Man United itu.
Ashley Young mendapat kartu merah pada laga lawan Wolverhampton. (Foto: Action Images via Reuters/Andrew Boyers) |
Orientasi permainan menyerang begitu kentara jika melihat catatan statistik jumlah tembakan yang dilepaskan Setan Merah. Dikutip dari Whoscored, Man United melepaskan 18 kali tembakan.
Solksjaer juga terlalu memaksakan permainan dengan intensitas tinggi di tengah krisis lini belakang skuatnya. Dua bek absen pada laga itu yakni Eric Bailly dan Matteo Darmian.
Alhasil, Man United kehilangan keseimbangan dalam permainan. Transisi permainan dari menyerang ke bertahan timpang karena orientasi permainan agresif dalam bertahan.
Manajer Wolverhampton, Nuno Santos, mengendus kelemahan tersebut. Mereka lebih banyak menggenjot serangan balik cepat dengan permainan yang lebih efektif.
Chris Smalling melakukan gol bunuh diri ke gawang Manchester United. (Foto: Action Images via Reuters/Andrew Boyers) |
Sebanyak dua di antaranya tepat sasaran, satu membentur tiang gawang David De Gea, satu percobaan berbuah gol.
Sebut saja gol pertama Wolves lahir akibat kesalahan koordinasi dua bek Man United, Chris Smalling dan Ashley Young dalam melakukan jebakan offside.
Young terlambat menarik diri ketika Raul Jimenez melepaskan umpan terobosan kepada Diogo Jota yang sudah berdiri bebas di dalam kotak penalti Man United. Kesalahan bek timnas Inggris itu berakibat fatal membuat Man United kebobolan setelah sempat unggul 1-0 berkat gol Scott McTominay.
Strategi mantan pelatih Molde itu pun sepertinya berada pada titik ekstrem dari permainan 'sepak bola negatif'gaya Jose Mourinho.
Solskjaer tampaknya luput untuk membuat keputusan yang tepat untuk sedikit 'mengerem' di tengah jadwal gila di sepak bola Inggris, domestik maupun Eropa. Sejumlah pemain yang cedera juga menjadi konsekuensi nyatanya.
Selain Darmian dan Bailly, Alexis Sanchez dan Antonio Valencia juga masih dibebat cedera lantaran strategi permainan intens yang tidak diimbangi dengan padatnya jadwal di Inggris.
Pelatih 46 tahun itu memang berupaya melakukan rotasi dalam skuatnya untuk mendukung strategi permainan intens di Man United. Meski demikian, tidak semua pemain bisa mudah menerjemahkan keinginannya tersebut.
Kini Solksjer menghadapi situasi yang lebih pelik di Liga Inggris setelah kehilangan dua bek lagi yakni Ashley Young yang terkena kartu merah dan Luke Shaw yang mendapat akumulasi kartu kuning.
Ashley Young mendapat kartu merah pada laga lawan Wolverhampton. (Foto: Action Images via Reuters/Andrew Boyers)
Chris Smalling melakukan gol bunuh diri ke gawang Manchester United. (Foto: Action Images via Reuters/Andrew Boyers)