McGregor meruapakan salah satu atlet dengan komentar-komentarnya yang kontroversial. Komentar pedasnya itu juga yang menyulut 'rivalitas abadi' dengan Khabib Nurmagomedov pada duel UEFC 229 pada Oktober 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia ingin selalu menjadi berita utama. Jika Anda perhatikan, setiap selesai acara UFC, [dia] membuat komentar. Dia memuji mereka yang menang, atau menghina yang lain. Ini adalah caranya mempromosikan diri, begitulah cara dia menjadi berita utama dia sepanjang waktu. Dia tahu apa dia lakukan," ujar Khabib dikutip dari RT.
Khabib tidak masalah dengan sikap McGregor. (Ethan Miller/Getty Images/AFP) |
"Tapi di dalam kandang [oktagon] dia tidak mengatakan apa-apa. Ketika saya memukul wajahnya dengan siku dan lutut, dia tidak mengatakan apa-apa. Ketika saya berkata 'Mari kita bicara', dia tidak menanggapi. Dan sekarang, ketika dia berada ribuan kilometer jauhnya, dia mengatakan banyak hal," tutur Khabib.
"Hal itu menunjukkan pribadi yang buruk seperti apa dia sebenarnya. Ketika dia di lantai [kanvas oktogaon], dia tidak berbicara kepada saya, dan itulah yang paling penitng," ucap Khabib.
Lihat juga:Beda Sikap Ronaldo dan Neymar Soal Israel |
Khabib tidak masalah dengan sikap McGregor. (Ethan Miller/Getty Images/AFP)