Jonatan berhasil memulai laga dengan baik saat serangan-serangan yang dilakukannya membawa dirinya unggul 6-1 Jonatan terus mengontrol perolehan angka hingga interval saat ia unggul 11-7.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Axelsen sempat menggagalkan kesempatan pertama Jonatan sebelum akhirnya penempatan shuttlecock yang cermat dari Jonatan membuat gim pertama berakhir dengan skor 21-18.
Jonatan Christie berhasil menyulitkan Viktor Axelsen. (Dok. PBSI) |
Kegagalan Axelsen menyebrangkan shuttlecock dan smes yang melebar membuat skor kembali sama kuat di angka 18-18.
Challenge Jonatan yang gagal membuat skor berubah jadi 18-19 tetapi Jonatan langsung menyamakan kedudukan lewat smes keras di dekat net.
Jonatan lalu meraih match point lewat pukulan ke arah belakang yang gagal diantisipasi Axelsen.
Di laga sebelumnya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan harus terhenti di babak perempat final. Ahsan/Hendra tidak bisa mendapatkan level permainan terbaik di gim pertama. Mereka terus tertekan oleh serangan-serangan Li/Liu.
Setelah tertinggal 8-10, raihan enam poin beruntun yang didapat Li/Liu membuat ganda China tersebut memimpin 16-8.
Li/Liu lalu meraih game point pada angka 20-13 dan langsung memaksimalkan kesempatan pertama untuk merebut gim pembuka.
Lihat juga:Media Jerman Kalahkan Ronaldo di Pengadilan |
Sayangnya momentum di gim kedua gagal berlanjut ke gim ketiga. Ahsan/Hendra lebih sering tertinggal dan akhirnya kalah 17-21. (ptr)
Jonatan Christie berhasil menyulitkan Viktor Axelsen. (Dok. PBSI)