Bagi para fan sepak bola tanah air terutama di era 1990-an hingga 2000-an awal, nama Budi Sudarsono cukup dikenal.
Lihat juga:Persija Jakarta Merindukan Marko Simic |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ya, Budi kembali ke kampung halamannya ke Kediri maju sebagai Caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berebut kursi anggota DPRD RI Kabupaten Kediri Daerah Pemilihan II pada Pemilu 2019.
Budi Sudarsono pernah menjadi andalan di ujung tombak Timnas Indonesia pada Piala Asia 2007. (Foto: REUTERS/Crack Palinggi) |
Lihat juga:10 One Season Wonder Liga Primer Inggris |
"Saya hanya ingin belajar saja. Ada kesempatan seperti ini, saya akan coba sekuat kemampuan."
"Terpenting adalah memberikan manfaat bagi orang banyak, termasuk mungkin jika memang jalannya di sini [jadi anggota DPRD RI Kabupaten Kediri]. Saya ingin kembai mengabdi ke kampung saya," ujar Budi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (7/4).
"Pokoknya sudah banyak [uang yang keluar], dan itu murni dari dana pribadi saya. Saya juga menyadari sepenuhnya semua konsekuensi dan juga sudah menyiapkan hati agar tidak kecewa jika kalah," tutur Budi.
"Sebelum jadi Caleg, saya memang biasa bersilaturahmi, berkumpul dengan masyarakat. Semoga ini juga jadi modal penting bagi saya," ucap mantan pemain yang mengawali karier profesionalnya dari sepak bola tarkam atau antar kampung itu.
Budi pun bertekad akan memperjuangkan dunia olahraga, terutama sepak bola yang pernah digelutinya, jika terpilih menjadi anggota DPRD RI Kabupaten Kediri. (bac)
Budi Sudarsono pernah menjadi andalan di ujung tombak Timnas Indonesia pada Piala Asia 2007. (Foto: REUTERS/Crack Palinggi)