Duel tim Liga Primer Inggris terjadi di babak perempat final Liga Champions saat Tottenham bersua Man City. Di musim lalu, Man City juga merasakan pertemuan dengan tim asal Inggris, Liverpool, di babak perempat final. Ketika itu Man City kalah agregat 1-5.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kane Antar Tottenham Menang Tipis atas Man City (Juprianto Alexander)
Man City selalu menang dalam empat pertemuan terakhir dengan Tottenham di semua ajang. (REUTERS/Phil Noble) |
Duel ini juga akan menjadi ajang adu cerdik antara Mauricio Pochettino dengan Pep Guardiola. Saya memprediksi Tottenham akan menang dengan skor tipis 1-0 lewat gol tunggal Harry Kane.
Imbang di Leg Pertama (Nova Arifianto)
Performa Man City musim ini seperti tak kenal lelah mengejar gelar. Selain itu David Silva dan kawan-kawan juga dinaungi keberuntungan, seperti dalam laga semifinal Piala FA lalu. Bermain tak bagus pun tetap saja dapat meraih kemenangan.
Menghadapi jadwal padat akhir musim, Man City dihadapkan pada permasalahan kebugaran pemain. Pep Guardiola yang memiliki pengalaman sudah memiliki kesiapan menghadapi Tottenham Hotspur.
Tottenham akan jamu Man City di stadion baru. (REUTERS/David Klein) |
Imbang di Markas Tottenham (Haryanto Tri Wibowo)
Duel sengit akan berlangsung di Stadion Tottenham Hotspur. Tuan rumah dipastikan akan menampilkan serangan sporadis sejak menit awal laga demi mencetak gol sebanyak-banyaknya melawan Manchester City.
Jual-beli serangan akan terjadi karena baik Tottenham dan Man City memiliki lini depan yang menakutkan. Tapi, saya prediksi tidak ada tim yang mampu meraih kemenangan di leg pertama.
Tottenham tampil impresif di Liga Champions musim ini. (Reuters/Matthew Childs) |
Rekor Pertemuan Lebih Berpihak ke Pep Guardiola (Ahmad Bachrain)
Untuk kali pertama, Tottenham Hotspur bakal bersua Manchester City di ajang Liga Champions. Dua tim Liga Primer Inggris tersebut sudah sering bentrok di kompetisi domestik.
Jika melihat rekor pertemuan dua pelatih, kemenangan lebih berpihak kepada Pep Guardiola ketimbang Mauricio Pochettino. Dari 14 kali pertemuan dua pelatih sejak masih menangani klub di Spanyol, Guardiola hanya menderita dua kali kekalahan dari Pochettino.
Saya prediksi Guardiola bakal melanjutkan catatan positif tersebut dengan mengalahkan Tottenham besutan Pochettino 2-0.
Dari lawan-lawan yang ada di perempat final, Manchester City justru bertemu sesama tim Inggris. Hal ini merupakan kerugian buat The Citizens karena tim-tim Inggris pasti lebih mengenal gaya main mereka.
Sebagai gambaran, musim lalu Manchester City yang perkasa di Liga Inggris justru tersingkir di tangan Liverpool pada laga Liga Champions. Tottenham Hotspur juga punya potensi meredam Manchester City lantaran mereka punya skuat yang berkualitas.
Tambahan lain, Tottenham sudah tak lagi berpeluang jadi juara liga sehingga mereka bakal berusaha membuat keajaiban di Liga Champions.
Harry Kane dan kawan-kawan mungkin akan memenangkan laga ini namun Manchester City bisa pulang dengan gol di tangan sehingga laga leg kedua pekan depan bakal berlangsung sengit. Skor 2-1 untuk Tottenham Hotspur.
Manchester City punya rapor apik jelang laga melawan Tottenham Hotspur di leg pertama babak perempat final Liga Champions. The Citizens menang empat kali beruntun di semua ajang atas Tottenham.
Akan tetapi, saat bersua di Liga Champions, Tottenham bisa mengubah nasib buruk itu menjadi lebih baik. Saya memprediksi The Lilywhites bisa menang dengan skor 2-1 atas Man City sekaligus menghentikan rapor buruk mereka selama ini saat melawan klub Manchester Biru itu.
Kemenangan itu akan menjadi modal penting bagi Tottenham untuk lolos ke babak berikutnya. Dele Alli bisa menjadi salah satu pencetak gol Tottenham di laga nanti. (sry/har)
Man City selalu menang dalam empat pertemuan terakhir dengan Tottenham di semua ajang. (REUTERS/Phil Noble)
Tottenham akan jamu Man City di stadion baru. (REUTERS/David Klein)
Tottenham tampil impresif di Liga Champions musim ini. (Reuters/Matthew Childs)