Porto bermain cukup terbuka pada menit-menit awal babak pertama. Anak asuh Sergio Conceicao melakukan pressing dan mencoba membuat pemain-pemain tuan rumah tidak cukup nyaman menguasai bola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah kebobolan, Porto berusaha keras memainkan bola masuk ke daerah pertahanan Liverpool. Namun koordinasi pertahanan The Reds yang solid membuat tim tamu menemui kegagalan.
Selebrasi Roberto Firmino setelah mencetak gol ke gawang FC Porto. (REUTERS/Phil Noble) |
Salah kembali memiliki kans pada menit ke-22. Menerima bola dan lepas dari jebakan offside, Salah gagal mengarahkan bola ke gawang dengan baik.
Skor berubah pada menit ke-26. Jordan Henderson mengirim umpan terobosan kepada Trent Alexander-Arnold. Pemain muda Liverpool itu kemudian mengirim umpan matang kepada Firmino yang ada di depan gawang tanpa pengawalan. Sebuah penyelesaian simpel kemudian dirayakan pendukung tuan rumah dengan gegap gempita.
Menit ke-30 Moussa Marega berhasil mencuri kesempatan, tembakan keras topskor Porto itu masih mampu diblok Alisson Becker. Setelah sempat terjadi drama permintaan penalti oleh pemain Porto, Marega kembali menghadirkan ancaman dan lagi-lagi Alisson menjadi penyelamat Liverpool.
Porto terus mencoba bermain dengan langsung menyerang pertahanan Liverpool alih-alih memainkan bola di lini tengah. Hal tersebut tidak menjadi ancaman berarti.
Susunan pemain inti Liverpool:
Alisson Becker; Trent Alexander-Arnold, Dejan Lovren, Virgil van Dijk, James Milner; Jordan Henderson, Fabinho, Naby Keita; Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane.
Susunan pemain inti Porto:
Iker Casillas; Maxi Pereira, Felipe, Eder Militao, Alex Telles; Otavio, Oliver Torres, Danilo Pereira, Jesus Manuel Corona; Moussa Marega, Tiquinho Soares. (nva)
Selebrasi Roberto Firmino setelah mencetak gol ke gawang FC Porto. (REUTERS/Phil Noble)