Setelah meredup di bawah arahan Jose Mourinho, Pogba kembali membuktikan diri sebagai salah satu gelandang terbaik dunia ketika ditangani Ole Gunnar Solskjaer.
Lihat juga:Prediksi Ajax vs Juventus di Liga Champions |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paul Pogba menimba ilmu sepak bola di akademi Manchester United. (REUTERS/Andrew Yates) |
Zidane yang merupakan legenda sepak bola Prancis tentu pernah menjadi idola Pogba. Faktor kebangsaan ini jadi faktor penting untuk memikat mantan pemain Juventus untuk bermain di bawah arahannya.
Keberadaan dua pemain Prancis lainnya, Karim Benzema dan Raphael Varane, bisa mempercepat proses adaptasi sekaligus menjadi godaan bagi Pogba.
2. Pelengkap Gaya Bermain di Real Madrid
Pogba merupakan gelandang kreatif dan memiliki kecepatan. Gaya permainannya yang elegan ditengarai bakal cocok dengan Real Madrid.
Selain itu, akurasi umpan yang dimiliki Pogba bisa memanjakan Benzema yang juga memiliki keunggulan bola-bola udara. Pogba sendiri bisa menyambut umpan silang yang biasa dilepaskan Marcelo, Dani Carvajal, dan Luka Modric.
Performa menurun Kroos di Piala Dunia 2018 bersama timnas Jerman berlanjut di El Real. Hingga saat ini mantan pemain Bayern Munchen itu baru menyumbang empat assist tanpa gol dalam 23 laga di La Liga.
Kroos digadang sebagai salah satu pemain bintang yang akan didepak di akhir musim. Hengkangnya Kroos bakal menjadi pintu masuk bagi Pogba di Real Madrid. (jun/nva)
Paul Pogba menimba ilmu sepak bola di akademi Manchester United. (REUTERS/Andrew Yates)