Jokowi dipastikan tidak bisa hadir dalam leg kedua final Piala Presiden 2019 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan pada Jumat (12/4). Hal ini ia sampaikan kepada para awak media di Sirkuit Sentul, Bogor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak 2015, baru sekali Piala Presiden batal digelar, yaitu di tahun kedua atau 2016. Hal itu dikarenakan pada tahun tersebut ada turnamen Piala Jenderal Sudirman dan Piala Bhayangkara. Ditambah lagi dengan kompetisi satu musim Indonesian Soccer Championship.
Presiden Jokowi hadir di SUGBK di final Piala Presiden 2018. (Biro Setpres/Laily Rachev) |
Di edisi pertama pada 2015, Jokowi menyaksikan laga final antara Sriwijaya FC lawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Ia menyaksikan pertandingan yang dimenangkan Persib dengan skor 2-0 tersebut bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Dalam edisi kedua pada 2017, Jokowi juga menyaksikan langsung final Piala Presiden di Stadion Pakansari, Cibinong. Di sana, ia menyerahkan piala kepada sang juara, Arema FC, yang berhasil menumbangkan Pusamania Borneo FC dengan skor 5-1.
![]() |
Final Piala Presiden 2019 adalah yang pertama mempertemukan derbi. Arema FC dan Persebaya adalah dua tim dari satu provinsi, Jawa Timur. Duel keduanya pun menjadi Derbi Jawa Timur di final Piala Presiden.
Sementara, Persebaya harus mengimbangi Arema dengan skor 3-3 atau memenangi pertandingan untuk bisa membawa pulang trofi Piala Presiden ke Surabaya. (map/jal)
Presiden Jokowi hadir di SUGBK di final Piala Presiden 2018. (Biro Setpres/Laily Rachev)