Kaka yang menginjak usia tepat 37 tahun pada 22 April 1982 pernah disebut sebagai 'manusia' terakhir yang menjadi pemain terbaik dunia sebelum Messi dan Ronaldo menguasai penghargaan individu tersebut, dan akhirnya berakhir setelah Luka Modric berjaya pada 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ricardo Kaka menjadi pembelian sukses AC Milan. (Olivier MORIN / AFP) |
Kaka dan Ronaldo bersaing di dalam lapangan hijau dalam pertemuan pertama mereka di hadapan kurang lebih 67 ribu penonton Old Trafford pada 23 Februari 2005. Ketika itu, sama seperti Kaka, Ronaldo juga menginjak tahun kedua membela MU.
Di pertandingan tersebut, Kaka bermain selama 90 menit sebelum digantikan Serginho. Sedangkan Ronaldo bermain selama 63 menit dan lalu digantikan Van Nistelrooy.
Ketika itu AC Milan berhasil menghentikan langkah MU di Liga Champions dengan skor agregat 2-0 berkat gol dari Hernan Crespo dalam dua leg.
Pemain Terbaik Dunia dan Ballon d'Or
Messi dan Ronaldo masih muda saat bersaing lawan Kaka untuk menjadi pemain terbaik dunia pada 2007. Messi berusia 20 tahun, Ronaldo berumur 22 tahun, sedangkan Kaka berusia 25 tahun.
Dalam persaingan menjadi pemain terbaik dunia pada 2007, Kaka menang dengan perolehan 1047 poin. Sedangkan Messi berada diurutan kedua dengan 504 poin, diikuti Ronaldo dengan perolehan 426 poin.
Ricardo Kaka gagal meraih puncak performa di Real Madrid. (AFP PHOTO / MIGUEL RIOPA) |
Di tahun yang sama, Kaka juga mendapat penghargaan Ballon d'Or dengan 444 poin. Akan tetapi kali ini urutan kedua sukses diamankan Ronaldo dengan 277 poin, sementara Messi di peringkat ketiga dengan 255.
Partisipasi Messi dan Ronaldo dalam tiga besar daftar pemain terbaik dan Ballon d'Or menjadi batu loncatan bagi kedua pemain tersebut di tahun-tahun berikutnya. Terbukti, dari 2008 sampai 2017, pemenang dari penghargaan Ballon d'Or hanya diisi oleh dua nama pemain, yakni Messi dan Ronaldo.
Pensiun
Kaka memutuskan gantung sepatu pada usia 35 tahun. Pemain yang mengawali karier profesional di klub Sao Paulo memilih pensiun setelah kontraknya Orlando City berakhir.
Kaka merupakan satu di antara pemain terbaik dunia di era 2000-an. Kariernya makin menanjak ketika memutuskan untuk meninggalkan Sao Paolo untuk berseragam AC Milan pada 2003.
Ricardo Kaka memilih berkarier di Amerika Serikat sebelum pensiun. (Jerry Lai/USA TODAY Sports via Reuters) |
Kaka kemudian mengukir namanya sebagai pemain termahal dunia ketika memutuskan untuk gabung ke Real Madrid pada 2009. Namun, performanya meredup di Bernabeu karena lebih banyak berkutat dengan cedera.
Lihat juga:Maaf Man United, Kamu Terlihat Medioker |
Di level klub, Kaka mencatatkan 654 kali main dan 208 gol. Sementara bersama timnas Brasil, Kaka main sebanyak 92 laga dan menyumbang 29 gol.
Selamat Ulang Tahun, Kaka! (map/sry)
Ricardo Kaka menjadi pembelian sukses AC Milan. (Olivier MORIN / AFP)
Ricardo Kaka gagal meraih puncak performa di Real Madrid. (AFP PHOTO / MIGUEL RIOPA)
Ricardo Kaka memilih berkarier di Amerika Serikat sebelum pensiun. (Jerry Lai/USA TODAY Sports via Reuters)