Mantan pebalap kelas 500cc asal Amerika Serikat itu menilai saat ini Marquez tak memiliki lawan sepadan. Pebalap asal Spanyol itu dinilainya yang tercepat dan tak mampu dikalahkan para pebalap lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti kita lihat di Austin, dia berupaya menjauh, tancap gas lebih cepat dan makin cepat. Anda bisa mengalami kebuntuan karena ada tiga atau empat detik dan harus konsisten ketika balapan dan tidak boleh melakukan kesalahan besar," kata Schwantz dikutip dari Marca.
Marc Marquez terjatuh di MotoGP Amerika Serikat. (Foto: AP Photo/Eric Gay) |
Lihat juga:Empat Pemain Muda Berbahaya dari Eropa |
Akibat kecelakaan itu, Marquez saat ini melorot ke peringkat empat klasemen sementara MotoGP 2019 dengan meraih 45 poin. Andrea Dovizioso ada di posisi teratas dengan 54 poin, sedangkan Valentino Rossi di peringkat kedua dengan 51 poin.
Schwantz pun menyebut satu-satunya cara bagi Marquez untuk tetap mendapatkan poin maksimal adalah dengan menaklukkan diri sendiri.
"Mungkin Jorge Lorenze ketika ia sehat lagi, Dovizioso, Rossi dan [Alex] Rins akan menjadi rival beratnya musim ini," tutur Schwantz. (bac)
Marc Marquez terjatuh di MotoGP Amerika Serikat. (Foto: AP Photo/Eric Gay)