Liverpool menelan kekalahan 0-3 dari Barcelona pada leg pertama di Camp Nou. Dua gol dari Lionel Messi dan satu gol dari Luis Suarez memastikan modal berharga untuk Barcelona jelang bertandang ke markas Liverpool pekan depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Barcelona bukan hanya Messi, tapi tentunya Messi pemain luar biasa. Apakah kami harus konsentrasi menjaga Messi? Kami harus melakukannya, di momen-momen tertentu. Tapi, kemudian mereka punya sepuluh pemain kelas dunia yang bisa menentukan hasil akhir pertandingan," ujar Klopp.
Liverpool mengalami kekalahan telak di Camp Nou. (REUTERS/Albert Gea) |
Pelatih Ernesto Valverde secara mengejutkan memainkan Arturo Vidal sejak awal laga di lini tengah ketimbang Arthur Melo yang selama ini berstatus sebagai starter. Keputusan Valverde itu tidak membuat pendukung Barcelona panik, karena mereka tahu baik Vidal dan Arthur sama-sama berstatus pemain kelas dunia.
Meski Vidal jarang dimainkan sebagai starter musim ini, fan Barcelona tetap tenang melihat keputusan Valverde. Pasalnya, gelandang asal Chile itu adalah salah satu gelandang box-to-box terbaik di Eropa dalam satu dekade terakhir. Vidal memang kurang memberikan kontribusi, tapi permainan tanpa lelahnya mampu merepotkan lini tengah Liverpool yang diisi empat pemain bertipe gelandang perusak.
Skuat Terdalam di Dunia
Tiga pergantian dilakukan Valverde saat melawan Liverpool. Jika melihat tiga pemain yang dimasukkan Valverde, Ousmane Dembele, Nelson Semedo, dan Carles Alena, Barcelona bisa dibilang sebagai klub dengan skuat terdalam di dunia saat ini.
Memasuki menit ke-60, Valverde sempat mengganti formasi dari 4-3-3 menjadi 4-4-2 dengan menarik keluar Philippe Coutinho dan memasukkan Semedo. Dua pergantian pemain lainnya terjadi pada menit ke-90 ketika Luis Suarez digantikan Dembele dan Sergi Roberto digantikan Alena.
Dengan skuat yang dimiliki saat ini pantas kiranya Barcelona difavoritkan menjadi juara Liga Champions dan meraih treble musim ini. Selain sudah memastikan gelar La Liga Spanyol, Barcelona juga akan menghadapi Valencia pada final Copa del Rey, 25 Mei mendatang.
Manajemen klub yang apik membuat Barcelona mampu bersaing di setiap musimnya meski pergantian pelatih sering terjadi. Perekrutan pemain yang tepat juga menjadi kunci. Yang paling utama Barcelona mampu bertahan setelah era Xavi Hernandez dan Andres Iniesta.
Satu hal yang pasti harus diperbaiki Klopp di leg kedua, yakni penyelesaian akhir yang lebih sempurna. Pasalnya, di leg pertama Liverpool terlalu banyak membuang peluang untuk mencetak gol tandang yang sangat berharga. (har/nva)
Liverpool mengalami kekalahan telak di Camp Nou. (REUTERS/Albert Gea)