Neymar Ingin Satu Klub dengan Coutinho

CNN Indonesia | Rabu, 15/05/2019 21:56 WIB
Neymar Ingin Satu Klub dengan Coutinho Neymar ingin satu klub dengan Coutinho. (REUTERS/Stephane Mahe)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bintang Paris Saint-Germain asal Brasil Neymar mendesak klub berjuluk Les Parisien itu membeli gelandang Barcelona Philippe Coutinho di bursa transfer musim panas.

PSG masih membutuhkan amunisi di lini serang untuk menambah kekuatan di musim depan. Terlebih lagi apabila klub ibu kota Perancis itu masih membidik trofi Liga Champions.

Lini depan PSG yang biasa diisi Neymar, Kylian Mbappe, dan Edinson Cavani membutuhkan penyegaran. Mengingat usia Cavani yang mulai menua dan sudah mengalami penurunan performa.


Guna menajamkan serangan Les Parisiens, Neymar ingin PSG bisa merekrut Coutinho dari Barcelona. Coutinho bisa pilihan ideal untuk tim asuhan Thomas Tuchel itu, apalagi melihat kondisi gelandang 26 tahun itu yang kerap diisukan bakal dijual Blaugrana.

Coutinho sering disebut-sebut masuk dalam daftar jual Barcelona karena performanya yang tidak memiliki perkembangan bagus sejak direkrut dari Liverpool pada Januari 2018.

Coutinho juga kerap dicemooh suporter Barcelona.(REUTERS/Albert Gea)
Coutinho juga kerap dicemooh suporter Barcelona.
Peluang Coutinho dilepas makin besar setelah Antoine Griezmann memutuskan meninggalkan Atletico Madrid pada akhir musim. Griezmann merupakan pemain yang sangat diidamkan Barcelona.

Apabila Barcelona sukses mendatangkan Griezmann, bukan tidak mungkin Coutinho akan dijual. Meski demikian selain Barcelona, PSG juga diklaim sebagai klub lain yang meminati jasa Griezmann. Jika PSG bisa merekrut Griezmann, maka rencana mendatangkan Coutinho bisa batal.

Neymar Ingin Satu Klub dengan Coutinho
Untuk Coutinho sendiri, Chelsea menjadi klub yang punya peluang paling besar untuk membeli pemain kelahiran Rio de Janeiro itu.

Namun, Talksport menyebut Barcelona akan berpikir ulang untuk menjual mantan pemain Inter Milan itu ke PSG.

Penjualan Neymar ke PSG pada musim panas 2017/2018 membuat hubungan Barcelona dengan klub yang bermarkas di Parc des Princes itu menjadi tidak baik. (sry/jun)