Lorenzo terseok-seok menjalani tahun pertamanya bersama tim Repsol Honda di MotoGP 2019. Ia terpuruk di posisi 14 klasemen sementara MotoGP tahun ini dengan hanya mengumpulkan 16 poin.
Posisinya itu jauh tertinggal dari rekannya di Honda, Marc Marquez, yang masih bercokol di posisi puncak dengan koleksi 95 poin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:PSSI Sepakat Gunakan VAR di Liga 1 2019 |
Jorge Lorenzo tak memungkiri mengalami masa-masa sulit bergabung di Honda. (Foto: REUTERS/Panoramic/Vincent Guignet) |
"Dia punya pengalaman luar biasa dan itu motor yang pas untuknya, namun pada akhirnya saya masih bisa mengalahkannya."
"Jika saja saya tidak mengalami cedera parah tahun lalu, saya bisa mengakhiri kejuaraan [MotoGP 2018] amat dekat dengan posisinya [Dovizioso]," ujar Lorenzo.
Pebalap 32 tahun itu kemudian menyebut kecocokan dia dan Rossi menunggangi Yamaha karena dia menganggap paling mirip The Doctor dalam hal karakter membalap.
"Valentino [Rossi] secara teknik sangat mirip dengan saya, tepat dan konstan. Andrea [Dovizioso] percaya diri, cerdas, dan pebalap yang tenang. Dia jarang sekali membuat kesalahan, tapi secara teknik sedikit mirip dengan saya."
"Marquez beda lagi. Dia sangat agresif, punya kekuatan fisik dalam membalap. Dia sangat cepat dan sama sekali tidak takut terjatuh," kata Lorenzo.
Sementara itu meski mengakui amat sulit mengalahkan Marquez, Lorenzo bertekad mencoba lagi untuk bersaing dengan rekan setimnya itu di MotoGP Italia. Seri yang akan digelar pada Minggu (2/6) tersebut bisa disaksikan pula secara live streaming di CNNIndonesia.com. (bac)
Jorge Lorenzo tak memungkiri mengalami masa-masa sulit bergabung di Honda. (Foto: REUTERS/Panoramic/Vincent Guignet)