Derby London menjadi pertandingan puncak di turnamen antarklub elite kasta kedua di Eropa setelah Liga Champions ini. Laga dini hari nanti sama-sama jadi final kedua untuk Chelsea dan juga Arsenal di Liga Europa yang dahulunya bernama Piala UEFA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satunya pikiran bintang Chelsea Eden Hazard yang sudah berada di Santiago Bernabeu, tak lagi bersama tim Maurizio Sarri. Karena itu tidak heran jika sebelum final ini Hazard sempat mengindikasikan pertandingan di Stadion Olimpiade jadi laga terakhirnya bersama Chelsea.
Eden Hazard (duduk) dianggap pemalas oleh Maurizio Sarri. (REUTERS/Maxim Shemetov) |
Namun pemain asal Belgia itu tetap bersikeras final di Baku sangat penting untuk timnya, karena Liga Europa jadi satu-satunya trofi tersisa untuk diraih. Karena itu pula Hazard ingin meraih Liga Europa sebagai kado perpisahan yang manis untuk Chelsea.
Bukan saja Hazard yang sulit fokus untuk Chelsea di final Liga Europa nanti, tetapi juga Sarri sendiri. Persiapan Cezar Azpilicueta dan kawan-kawan sempat diguncang kabar pemecatan Sarri.
Kursi manajer yang ditempati Sarri memanas lantaran performa juara Liga Champions satu kali itu yang tidak konsisten di Liga Primer Inggris musim ini.
Sarri diklaim siap meninggalkan Chelsea usai sepakat dengan Juventus. (Reuters/Lee Smith) |
Masalah di Chelsea makin menumpuk dengan munculnya konflik internal seiring keributan yang dibuat Gonzalo Higuain dengan David Luiz di persiapan terakhir. Saat uji lapangan di Stadion Olimpiade, Higuain disikut Luiz lantaran dianggap merebut bola dengan cara kasar.
Perilaku buruk Higuain dengan Luiz di depan rekan-rekannya itu membuat Sarri naik pitam. Pelatih asal Italia itu murka dan membuang topi serta menendangnya beberapa kali.
Sembari ngedumel Sarri meninggalkan lapangan menuju ruang ganti. Sesi latihan yang tersisa selama 15-20 menit pun hanya terisi dengan aktivitas pemain yang tidak jelas dengan berdiri-diri di lapangan.
Pertengkaran Higuain dengan luiz menambah permasalahan Chelsea. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP) |
Kisruh di internal Chelsea itu bertolak belakang dengan ketenangan yang dimiliki Arsenal. The Gunners sempat goyah lantaran masalah keamanan yang terjadi pada Henrik Mkhitaryan.
Negara asal Mkhitaryan, Armenia, bersitegang dengan Azerbaijan, tempat digelarnya final Liga Europa. Meski mendapat jaminan keamanan dari UEFA, namun keluarga Mkhitaryan memilih tidak berangkat ke Azerbaijan.
Hal tersebut mengundang simpati dari rekan setim. Pierre-Emerick Aubameyang dan kawan-kawan sempat berencana menggunakan kaus untuk mendukung Mkhitaryan tetapi dilarang UEFA.
Jika Chelsea tidak sepenuhnya fokus di final nanti, trofi Liga Europa bisa terbang ke Emirates, kandang Arsenal. Tim asuhan Unai Emery itu sudah memberi bukti bahwa mereka bisa menyulitkan dan mengalahkan Chelsea.
Di dua pertemuan Liga Primer Inggris musim ini, Arsenal dan Chelsea sama-sama berbagi satu kemenangan. Chelsea hampir saja gagal meraih tiga poin saat kedua tim bersua di Stamford Bridge, Agustus 2018.
Arsenal lebih stabil dan kompak dibanding Chelsea. (REUTERS/Amr Abdallah Dalsh) |
Namun tidak ada ampun bagi Chelsea saat dijamu Arsenal di Emirates. Meski dominasi permainan menjadi milik Chelsea, tetapi tuan rumah bermain efektif. Arsenal memanfaatkan tiga tembakan ke gawang menjadi dua gol yang bersarang di gawang Chelsea lewat Alexandre Lacazette dan Laurent Koscielny.
Untuk memenangi pertandingan, Arsenal hanya perlu mengulang cara bermain seperti melawan Chelsea di dua laga berikutnya: bermain taktis dan tidak banyak memegang bola.
Sementara itu untuk mencegah kemenangan Arsenal, Chelsea bisa mematikan pergerakan duet Aubameyang dan Alexandre Lacazette. Lini belakang mereka perlu lebih solid lagi. Karena dalam beberapa kesempatan, pergerakan dan penempatan posisi pemain Arsenal kerap merepotkan pertahanan Chelsea.
Agar trofi Liga Europa kembali ke Stamford Bridge, Chelsea hanya perlu belajar dari pengalaman di semifinal saat melawan Eintracht Frankfurt. Di dua leg itu Chelsea lebih diunggulkan atas Frankfurt. Tetapi kondisi tim yang tidak stabil karena berbagai isu membuat Chelsea goyah.
Di leg pertama di kandang Frankfurt, Chelsea ditahan imbang 1-1. Hasil serupa terjadi di leg kedua di London. Pertandingan pun terpaksa dilanjutkan ke adu penalti. Ketangguhan Kepa Arrizabalaga akhirnya membawa Chelsea ke final lewat kemenangan 4-3.
Melihat faktor-faktor di atas, Chelsea memiliki tantangan lebih berat untuk memenangi final Liga Europa melawan Arsenal karena persiapan The Blues berjalan setengah hati.
(sry/har)
Di leg pertama di kandang Frankfurt, Chelsea ditahan imbang 1-1. Hasil serupa terjadi di leg kedua di London. Pertandingan pun terpaksa dilanjutkan ke adu penalti. Ketangguhan Kepa Arrizabalaga akhirnya membawa Chelsea ke final lewat kemenangan 4-3.
Melihat faktor-faktor di atas, Chelsea memiliki tantangan lebih berat untuk memenangi final Liga Europa melawan Arsenal karena persiapan The Blues berjalan setengah hati.
Eden Hazard (duduk) dianggap pemalas oleh Maurizio Sarri. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Sarri diklaim siap meninggalkan Chelsea usai sepakat dengan Juventus. (Reuters/Lee Smith)
Pertengkaran Higuain dengan luiz menambah permasalahan Chelsea. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)
Arsenal lebih stabil dan kompak dibanding Chelsea. (REUTERS/Amr Abdallah Dalsh)