Media Brasil Record dan Globo seperti dikutip dari AS, melansir pihak Najila mengungkapkan pesan WhatsApp itu sebagai bukti tandingan dari yang pernah dibeberkan Neymar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Neymar mendatangi kantor kepolisian di Rio de Janeiro Brasil untuk memberikan keterangan terkait dugaan pemerkosaan. (Foto: REUTERS/Lucas Landau) |
"Apakah kamu gila? Saya meminta kamu berhenti dan Anda hanya meminta maaf. Kamu paham betul yang kamu lakukan dan perlakuan kamu terhadap saya. Faktanya, kamu menyiksa saya."
"Apa yang menakutkan saya tentang semua itu awalnya baik-baik saja dan [kemudian seperti terlihat] bahwa saya benar-benar gila. Itu menunjukkan otak kamu hanya berfungsi di lapangan dan hati kamu tak bekerja," demikian tulis pesan WahtsApp Najila ke Neymar.
Neymar sebelumnya menampilkan tangkapan layar pesan WhatsApp untuk membuktikan bahwa dia tidak bersalah. Namun, Najila menuduh sang pemain tidak menampilkan pesan secara utuh.
Neymar sebelumnya sempat mendatangi kantor polisi untuk memberikan keterangan terkait dugaan pemerkosaan yang dia lakukan.
Neymar datang dengan pengacara dan tampak sulit berjalan akibat cedera yang dialaminya saat Brasil melawan Qatar. (bac)
Neymar mendatangi kantor kepolisian di Rio de Janeiro Brasil untuk memberikan keterangan terkait dugaan pemerkosaan. (Foto: REUTERS/Lucas Landau)