Tiga Kali Tandang, Timnas Indonesia Selalu Kalah di Yordania

CNN Indonesia | Senin, 10/06/2019 20:51 WIB
Tiga Kali Tandang, Timnas Indonesia Selalu Kalah di Yordania Alberto Goncalves menjadi salah satu pemain yang dibawa Simon McMenemy ke Yordania. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebelum bertemu pada Selasa (11/6), Timnas Indonesia sudah pernah tiga kali menantang timnas Yordania dalam laga uji tanding di Amman yang selalu berakhir dengan kekalahan.

Yordania bukan lawan asing bagi Timnas Indonesia. Salah satu negara yang berada di kawasan Timur Tengah itu menjadi salah satu lawan uji tanding yang pernah ditemui skuat Garuda dalam laga internasional.

Dalam kurun waktu 15 tahun terakhir, tim Merah Putih sudah tiga kali bertemu Yordania di Amman. Tiga laga tandang tersebut selalu berakhir dengan kekalahan.


Ketika nama-nama seperti Bambang Pamungkas, Hendro Kartiko, dan Ponaryo Astaman masih bermain pada 2004, Timnas Indonesia mengalami kekalahan. Sempat unggul melalui Bepe, Timnas Indonesia kemudian kebobolan dua kali. Skor 1-2 tersebut bertahan hingga laga bubar.

Tiga Kali Tandang, Timnas Indonesia Selalu Kalah di YordaniaBambang Pamungkas menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang berhasil mencetak gol ke gawang Yordania. (AFP PHOTO / ADEK BERRY)
Tujuh tahun kemudian skuat yang diarsiteki Wim Rijsbergen kembali melawat ke ibu kota Yordania. Kali ini tim Merah Putih diperkuat pemain-pemain seperti Markus Horison, Cristian Gonzales, Firman Utina, dan Hamka Hamzah.

Dengan skuat yang baru saja nyaris meraih gelar Piala AFF 2010, Timnas Indonesia kembali menelan kekalahan tipis. Skor 0-1 menjadi hasil akhir laga uji tanding yang digelar jelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Iran.

Tiga Kali Tandang, Timnas Indonesia Selalu Kalah di Yordania
Pada 2013, Timnas Indonesia kembali melawat ke Yordania. Anak asuh Nil Maizar yang dihuni pemain-pemain muka baru seperti Agung Supriyanto, Rasyid Bakrie, Raphael Maitimo, dan Endra Prasetya mengalami kekalahan telak.

Kekalahan lima gol tanpa balas menjadi modal bagi Timnas Indonesia yang ketika itu sedang bersiap menghadapi Irak di laga perdana fase grup kualifikasi Piala Asia 2015. Andik Vermansah merupakan pemain yang kembali dipanggil setelah sempat menjadi andalan ketika Timnas Indonesia berjumpa Yordania pada enam tahun lalu.

Tim The Chivalrous kembali menjadi pilihan bagi Timnas Indonesia untuk laga uji tanding pada tahun ini. Selain melawan Yordania, Timnas Indonesia akan menghadapi Vanuatu pada tengah tahun 2019 ini.

Pelatih Simon McMenemy berharap para pemain dapat menampilkan permainan terbaik untuk meraih kemenangan sekaligus memperbaiki posisi di daftar peringkat FIFA. (nva/jal)