Terendam Banjir, Stadion Klub American Football Jadi Danau

CNN Indonesia | Sabtu, 22/06/2019 10:10 WIB
Terendam Banjir, Stadion Klub American Football Jadi Danau Western Michigan University Broncos (hitam) bermarkas di Stadion Waldo. (Joe Robbins/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Stadion Waldo markas klub American Football Broncos terendam banjir setelah hujan deras terjadi di wilayah Kalamazoo, Michigan, pada Kamis (20/6) pagi waktu setempat.

Stadion Waldo adalah stadion milik Western Michigan University (WMU) yang biasa digunakan klub American Football Broncos sebagai markas mereka.

Peristiwa banjir itu diketahui dari unggahan staf kampus tersebut, Rebecca Pavlak-Thiel melalui akun media sosial Facebook.


Pavlak Thiel menilai Stadion Waldo yang tampak seperti danau kecil itu bisa digunakan untuk kompetisi dayung.

"Stadion Waldo kini bisa menggelar kompetisi dayung," tulis Pavlak-Thiel.


Dikutip dari CNN Internasional, air menutup drainase di kampus tersebut dan sejumlah fasilitas di sekitar Stadion Waldo seperti lapangan bisbol dan area parkir.

Menurut juru bicara Western Michigan University Paula Davis, guna melindungi gedung-gedung di sekitar stadion mengalami kerusakan, pompa di lapangan tersebut dimatikan sejak Kamis pagi.

Laporan dari Layanan Cuaca Nasional (NWS) memberikan peringatan ancaman banjir pada Kamis pagi. Informasi itu kemudian perbarui pada sore harinya.

Banjir yang menggenangi Stadion Waldo bukan terjadi pada tahun ini saja. Dua tahun sebelumnya tepatnya pada Oktober 2017 lalu, air juga merendam venue berkapasitas 30 ribu penonton itu.

Terendam Banjir, Stadion Klub American Football Jadi Danau
Akibat banjir itu pertandingan antara Western Michigan University Broncos melawan Zips dari Universitas Akron terpaksa dibatalkan.

Beruntung tidak ada jadwal pertandingan olahraga yang digelar di Stadion Waldo pada pekan ini. Meski demikian pihak kampus dihadapkan pada pekerjaan besar untuk membersihkan stadion dari kotoran dan sisa banjir tersebut.

Paula Davis menuturkan, Western Michigan University langsung bertindak cepat memompa air pada siang harinya.

"Pada pukul 11 pagi kami menyalakan pompa kembali dan kami menurunkan air di stadion. Kini Anda bisa melihat lapangan lagi," ucap Davis. (sry/sry)