Peluang Timnas Amerika Serikat menjuarai turnamen ini terbuka usai melangkah ke babak perempat final. Di babak tersebut Amerika Serikat akan menghadapi tuan rumah Prancis, Jumat (28/6) waktu setempat.
Lihat juga:Balap Jalanan, Candradimuka Menuju MotoGP |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak, saya tidak akan pergi ke Gedung Putih. Kami tidak akan diundang," ujar Rapinoe dikutip dari Sportskeeda.
Megan Rapinoe (kiri) jadi pahlawan Amerika Serikat saat menyingkirkan Spanyol. (REUTERS/Bernadett Szabo) |
Bukan kali ini saja Rapinoe mencuri perhatian dengan pemerintah Amerika Serikat. Di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, atlet 33 tahun itu memilih berlutut saat menyanyikan lagu kebangsaan.
Pernyataan Rapinoe muncul usai Presiden Donald Trump menanggapi sikap pemain kelahiran California itu yang tidak menyanyikan lagu kebangsaan dan tetap berlutut. Menurut Trump, sikap Rapinoe itu tidak pantas.
Lihat juga:Barcelona Lepas 3 Pemain dalam Waktu Sehari |
Sementara menanggapi komentar Rapinoe yang tidak berkenan ke Gedung Putih, Trump mengatakan agar sang pemain konsentrasi lebih dulu untuk meraih gelar sebelum berbicara banyak. (sry/bac)
Megan Rapinoe (kiri) jadi pahlawan Amerika Serikat saat menyingkirkan Spanyol. (REUTERS/Bernadett Szabo)