Di laga kali ini Becamex memberikan sinyal bahaya kepada PSM saat laga berjalan tujuh menit. Striker Wander Luiz memiliki peluang usai mendapat operan dari lini tengah, namun bola bisa ditekel bek Abdul Rahman. Kesempatan Becamex unggul di awal pertandingan sirna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juku Eja sesekali memberikan bahaya untuk Becamex. Salah satunya lewat sundulan Rizky Pellu di menit ke-23 hasil tendangan bebas Wiljan Pluim. Tetapi sundulan Rizky masih melayang di atas mistar lawan.
PSM memiliki sejumlah peluang yang gagal dimanfaatkan menjadi gol. (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe) |
Ho Tan Tai kembali memberikan umpan akurasinya di menit ke-37. Tetapi Nguyen Tien Linh yang menerima operan tersebut gagal memanfaatkan peluang itu jadi gol.
Sontekan Tien Linh yang sudah berhadapan dengan kiper Rivki Mokodompit hanya menyamping tipis di sisi kanan gawang PSM.
Di menit ke-42 bola terlihat mengenai tangan kanan bek Nguyen Thanh Thao. Tetapi wasit Ahmed Faisal Mohammed Al Ali justru memberikan tendangan bebas kepada Becamex.
Lihat juga:Membongkar Road Race Indonesia |
Becamex terus menekan PSM di babak kedua. Namun sesekali PSM memiliki kesempatan melakukan serangan balik.
Di menit ke-52 PSM bisa saja menyamakan kedudukan jika Beny Wahyudi sedikit bersabar. Operan M Rahmat langsung disambut tendangan kaki kiri Beny dari luar kotak penalti yang membuat bola melayang jauh.
Padahal, di kotak penalti ada sejumlah pemain PSM seperti Wiljan Pluim dan Zulham Zamrun yang siap menerima operan dari sisi kiri.
Empat menit berselang giliran Eero Markkanen yang gagal memanfaatkan peluang dari Zulham. Sundulan Markkanen masih menyamping di sisi kanan.
Becamex yang sudah unggul agregat 2-0 tetap memberikan tekanan kepada PSM. Di menit ke-69 Victor Mansaray melepaskan tendangan kaki kanan dari luar kotak penalti, tetapi menyamping tipis dari gawang Rivki.
PSM baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-75 setelah Ho Tan Tai melakukan gol bunuh diri. Niat hati ingin membuang bola umpan sulang Zulham, sundulan Tan Tai justru masuk ke gawang sendiri.
PSM kembali menambah gol untuk membalikkan skor di menit ke-87 lewat sontekan bek Aaron Evans memanfaatkan sepak pojok Zulham Zamrun.
PSM memiliki sejumlah peluang di sisa pertandingan. Akan tetapi tidak ada tambahan gol yang tercipta. Hasil akhir 2-1 untuk PSM itu membuat agregat kedua tim menjadi imbang 2-2. Dengan agregat itu tim asuhan Darije Kalezic gagal ke babak final setelah kalah dalam produktivitas gol tandang.
Susunan Pemain
PSM: Rivki Mokodompit; Asnawi Bahar, Aaron Evans, Abdul Rahman, Beny Wahyudi; Muhammad Rachmat, Rasyid Bakri, Marc Klok, Rizky Pellu, Wiljan Pluim; Eero Markkanen.
Becamex: Tran Duc Cuong; Nguyen Thanh Thao, Ho Tan Tai, Nguyen Thanh Long, Ali Rabo; Wander Luiz, Victor Mansaray, Nguyen Tien Linh, Nguyeng Trong Huy; Nguyen Anh Duc, Le Tan Tai. (sry/ptr)
PSM memiliki sejumlah peluang yang gagal dimanfaatkan menjadi gol. (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)