Rossi Tampil Buruk, Marquez Tetap Nilai Yamaha Berbahaya
CNN Indonesia
Senin, 01 Jul 2019 07:01 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez mengakui pebalap-pebalap Yamaha mulai memberikan ancaman di MotoGP 2019 meskipun saat ini Valentino Rossi tengah tampil buruk.
Marquez mengakhiri balapan MotoGP Belanda dengan finis di posisi kedua. Hal tersebut membuat Marquez kini memiliki selisih 44 poin atas Andrea Dovizioso dari Ducati dalam perburuan gelar juara dunia tahun ini.
Meski unggul jauh, Marquez menilai ada ancaman baru dari pebalap-pebalap Yamaha. Bukan dari Valentino Rossi yang gagal finis di tiga seri beruntun, melainkan dari Maverick Vinales dan Fabio Quartararo.
Vinales jadi pemenang di MotoGP Belanda sedangkan Quartararo selalu naik podium di dua seri terakhir.
"Selain di Austin, kami selalu finis di posisi pertama atau kedua jadi kami sudah ada di jalur yang benar. Di Jerman, situasi akan lebih baik dibandingkan di Belanda, namun Yamaha tidak akan berbeda jauh dari kami."
"Saya tak tahu apa yang mereka lakukan, namun mereka kini tampil cepat dengan beberapa pebalap. Mereka sempat mengeluh dengan cengkraman ban, namun di sini mereka membuktikan bahwa mereka lebih baik. Meski saya masih lebih kuat di beberapa sektor, namun minggu ini tetap minggu yang sulit. Jadi kami sangat gembira dengan hasil ini," kata Marquez seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.
Seri MotoGP berikutnya adalah MotoGP Jerman yang berlangsung pada 7 Juli mendatang. Balapan MotoGP Jerman bisa disaksikan lewat live streaming di CNNIndonesia.com. (ptr/nva)
Marquez mengakhiri balapan MotoGP Belanda dengan finis di posisi kedua. Hal tersebut membuat Marquez kini memiliki selisih 44 poin atas Andrea Dovizioso dari Ducati dalam perburuan gelar juara dunia tahun ini.
Lihat juga:Klasemen MotoGP 2019: Marquez Unggul 44 Poin |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marc Marquez puas finis di posisi kedua. (REUTERS/Piroschka Van De Wouw) |
Lihat juga:Jadwal MotoGP Jerman 2019 |
Marc Marquez puas finis di posisi kedua. (REUTERS/Piroschka Van De Wouw)