Sepeninggal Cristiano Ronaldo dari Madrid ke Juventus, Blaugrana tampak dominan. Kondisi itu membuat daya tarik La Liga Spanyol dan turnamen domestik lainnya berkurang.
Kondisinya jauh berbeda dengan Liga Primer Inggris yang ramai menarik perhatian pasang mata. El Clasico yang hanya bertensi 'suam-suam kuku' menambah hambar kompetisi domestik di Spanyol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Harga Tiket Indonesia Open 2019 |
Karim Benzema mendapat rekan baru di lini depan Madrid: Luka Jovic dan Eden Hazard. (Foto: REUTERS/Susana Vera) |
Vinicius Jr yang didatangkan dari Flamengo pada Juli 2018 tak banyak membantu mereka.
Langkah pertama adalah dengan merangkul kembali Zinedine Zidane yang sempat meninggalkan kursi pelatih Madrid. Perez memilih mengalah dan berdamai dengan mantan gelandang Los Blancos tersebut. Mereka diisukan sempat cekcok.
Zidane dipercaya mampu menjadi magnet bagi sejumlah pemain bintang karena memiliki karisma. Zizou dinilai bukan lagi sekadar pelatih. Dia ibarat Raja Midas yang mampu mengubah sesuatu menjadi emas.
Madrid langsung gerak cepat dengan mendatangkan lima pemain total senilai 333 juta euro atau setara Rp5,2 triliun.
Pembelian pertama mereka adalah Rodrygo Goes. Penyerang asal Brasil itu direkrut dari Santos dengan nilai transfer sebesar 40 juta euro (Rp626 miliar). Pemain 18 tahun itu diyakini bakal menjadi rising star di Los Blancos.
Berikutnya ada nama bek tengah Eder Militao yang didatangkan Madrid dari Porto. Los Merengues juga menggaet penyerang yang disebut-sebut sebagai salah satu calon bintang dunia, Luka Jovic dari Eintracht Frankfurt dengan nilai transfer 60 juta euro (Rp939 miliar).
Mendy diplot untuk menggantikan posisi Marcelo di sektor tersebut. Bek asal Brasil tersebut dinilai tak lagi dalam performanya.
Pembelian termahal adalah dengan mendatangkan Eden Hazard dari Chelsea. Madrid harus merogoh kocek hingga 100 juta euro (Rp1,5 triliun). Dengan angka tersebut, Hazard berstatus transfer bintang di Madrid.
Eden Hazard dipercaya mampu mendongkrak daya dobrak Madrid di lini depan. (Foto: REUTERS/Sergio Perez) |
Bukan hanya Hazard yang kepincut. Paul Pogba juga amat tertarik bermain bersama skuat arahan Zidane. Namun, Manchester United tampaknya belum mau melepas pemainnya itu musim depan.
Tak sampai di situ, Madrid juga 'membajak' rising star dari Jepang, Takefusa Kubo, yang notabene salah satu lulusan akademi Barcelona La Masia. Pemain berjulukan 'Messi Jepang' itu bahkan berpeluang diplot di tim senior Los Merengues.
Gelandang 22 tahun itu diplot untuk berduet dengan Sergio Busquets dan Ivan Rakitic di lini tengah. Busquets dan Rakitic sudah melewati usia terbaik mereka dan butuh 'darah muda' di sektor tersebut.
Tak sampai di situ. Azulgrana menggaet bintang Atletico Madrid, Antoine Griezmann, di klub mereka. Total 120 juta euro (Rp1,8 triliun) dana yang mereka gelontorkan untuk mendapatkan tanda tangan pemain timnas Prancis itu.
Antoine Griezmann resmi merapat bersama Barcelona. (REUTERS/Albert Gea) |
Sulit mengembalikan Neymar, Barcelona masih bisa mendatangkan Griezmann. Kehadiran pemain timnas Prancis itu dinilai cukup membuat lini depan Barca lebih menyeramkan.
Kehadiran Griezmann akan menciptakan kekuatan baru di Barcelona bersama dengan Messi dan Luis Suarez di lini depan. Ya, trio MSG siap mengobrak-abrik pertahanan tim-tim lawan.
Masing-masing klub memang harus menggelontorkan dana hingga setara triliunan rupiah demi menambah amunisi musim depan. Namun, mereka sadar betul gengsi El Clasico harus dijaga dengan baik di antara dua rival tersebut. (har)
Karim Benzema mendapat rekan baru di lini depan Madrid: Luka Jovic dan Eden Hazard. (Foto: REUTERS/Susana Vera)
Eden Hazard dipercaya mampu mendongkrak daya dobrak Madrid di lini depan. (Foto: REUTERS/Sergio Perez)
Antoine Griezmann resmi merapat bersama Barcelona. (REUTERS/Albert Gea)