Jojo menjadi pebulutangkis tunggal putra terakhir yang diharapkan publik tuan rumah setelah Anthony Sinisuka Ginting kalah dalam babak 16 besar dari Kantaphon Wangcharoen, Kamis (18/7) siang.
Keunggulan 11-8 pada interval gim pertama tak mampu dijaga Jonatan. Vittinghus yang tampil agresif kemudian mampu meraih empat poin secara beruntun dan membalikkan keadaan.
Pebulutangkis peringkat 26 dunia itu bahkan membukukan keunggulan dua poin yang membuat Jonatan tertinggal 11-13. Namun Jonatan lekas menyudahi perolehan poin Vittinghus dan berganti mengambil alih posisi pemimpin perolehan poin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jojo menjadi satu-satunya tunggal putra Indonesia di perempat final. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp) |
Jarak antara Jojo dan Vittinghus sempat melebar. Permainan ofensif membuat Jojo sempat unggul 20-14. Vittinghus sempat meraih lima poin beruntun. Bahkan skor menjadi imbang 20-20 dan memaksa laga harus diakhiri dengan deuce. Jojo tidak menyia-nyiakan kesempatan dan menuntaskan gim pertama dengan skor 22-20.
Vittinghus sempat mencapai angka double digit, amun Jojo berhasil menyudahi kebangkitan tunggal putra asal Denmark itu.
Jojo menjadi satu-satunya tunggal putra Indonesia di perempat final. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp)