Jonatan langsung tancap gas di awal-awal gim pertama dengan unggul 3-0 lebih dahulu, lalu menjauh jadi 6-2.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tien Chen sempat berbalik unggul 14-13, tetapi Jonatan tampil apik di depan net sehingga bisa kembali unggul 16-14. Smes keras dari Jonatan menutup gim pertama dengan kemenangan 21-16.
Sempat tertinggal 7-10, Jonatan bisa menyamakan kedudukan menjadi imbang 10-10. Tetapi, tidak seperti momen-momen sebelumnya, kali ini pukulan Jonatan justru membentur net lalu kok melayang keluar lapangan. Tien Chen pun unggul 11-10 di interval gim kedua.
Jonatan yang menempati peringkat tujuh dunia mulai kehilangan fokus usai interval kedua. Sempat unggul 16-12, Jonatan justru tertinggal 17-16 dari Tien Chen. Bola tanggung dari Jonatan di depan net bisa dipukul dengan baik oleh Tien Chen sekaligus menutup gim kedua dengan keunggulan 21-18.
Usai memperkecil kedudukan jadi 4-5 di awal gim ketiga, perolehan poin Jonatan justru terhenti di angka 4. Sementara, Tien Chen terus melaju dengan keunggulan 10-4. Pengembalian kok Jonatan yang keluar lapangan membuat Tien Chen unggul 11-4 di interval gim ketiga.
Jonatan coba mengejar ketinggalan usai interval menjadi 10-16. Namun, tenaga yang terkuras sejak gim satu dan dua membuat gerakan Jonatan tidak segesit dua gim sebelumnya.
Jonatan sempat mendapat perawatan di pergelangan kaki kiri. Dua smes keras membuat Tien Chen menjauh 20-14. Pertandingan berakhir dengan skor 21-14 usai permainan net Tien Chen gagal dikembalikan Jonatan. (sry/jun)