Selain untuk mendukung Indonesia, Laura datang ke Gelora Bung Karno untuk mempromosikan film terbarunya berjudul 'Susi Susanti: Love All'. Ia hadir ditemani pasangan legenda bulutangkis Indonesia Susy Susanti dan Alan Budikusuma, tunggal putri Indonesia Fitriani dan Gregoria Mariska Tunjung, serta produser film tersebut Daniel Mananta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, lebih dulu memastikan tempat di babak empat besar. Mereka mengalahkan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, dengan skor 21-15, 9-21, dan 22-20 dalam satu jam tiga menit.
Laura Basuki (ketiga dari kiri) sejak awal berharap mendapat peran sebagai Susy Susanti. (CNN Indonesia/Christie Stefanie) |
Laura enggan menyebutkan nama atlet bulutangkis idola dia. Semua, katanya, menjadi favorit perempuan berusia 31 tahun tersebut.
"Gara-gara [film] Susi Susanti, saya bisa kenal banyak atlet dan foto bareng. Dulu cuma sesekali nonton bulutangkis, sekarang jadi sering," ucap pemeran Susi Susanti tersebut.
Ia berharap agar semua terhibur dengan kehadiran dia dan rekan-rekan yang lain. Laura mengatakan sudah dari empat tahun lalu ia mendengar bakal ada pembuatan tentang film peraih medali emas Olimpiade Barcelona pada 1992 itu.
"Waktu syuting itu benar-benar pengalaman magis. Sempat syuting di PBSI, ketemu atlet-atlet. Rasanya seperti benar-benar terbawa suasana ketika kesulitan dalam bertanding dan sebagainya," ujarnya menambahkan. (map/jun)
Laura Basuki (ketiga dari kiri) sejak awal berharap mendapat peran sebagai Susy Susanti. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)