Indonesia menghasilkan satu gelar juara lewat All Indonesian Final yang dimenangkan oleh Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Kevin/Marcus menaklukkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di partai final dengan skor 21-19, 21-16.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tunggal Putra (5)
Anthony Ginting secara mengejutkan kalah dari pemain Thailand, Kantaphon Wangcharoen. Kekalahan tersebut terasa menyakitkan lantaran Ginting sudah unggul 17-10 di gim pertama namun akhirnya malah kalah 20-22. Ginting akhirnya kalah rubber game dari Kantaphon.
Jonatan dan Ginting menunjukkan performa labil. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Sementara itu pebulutangkis veteran, Tommy Sugiarto juga tak mampu membuat kejutan ketika menghadapi Chen Long.
Tunggal Putri (5,5)
Tunggal putri pelatnas, Gregoria Mariska dan Fitriani masih belum bisa memberikan kejutan besar di persaingan level atas tunggal putri. Gregoria tumbang di tangan Ratchanok Intanon sedangkan Fitriani kalah dari unggulan kedua Chen Yufei.
Gregoria dan Fitriani belum mampu menghadirkan kejutan di Indonesia Open 2019. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Selain meningkatkan kemampuan teknik dan fisik, tunggal putri juga wajib didorong untuk meningkatkan kuantitas turnamen di level bawah sebagai tabungan poin agar peringkat mereka bisa terdongkrak naik dibandingkan peringkat saat ini.
Ganda Putra (10)
Performa ganda putra yang menghadirkan All Indonesian Final sukses jadi penutup kekecewaan penampilan atlet badminton Indonesia secara keseluruhan. Harapan melihat final sesama pemain Indonesia terwujud dengan kehadiran duel Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lawan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di babak final.
Kevin/Marcus menunjukkan bahwa mereka bisa kembali ke level terbaik setelah dalam beberapa turnamen sebelumnya sering terhenti dalam perjalanan menuju babak final. Ahsan/Hendra juga membuktikan bahwa keberhasilan mereka jadi juara All England bukan sebuah kejutan semata. Di tahun ini, Ahsan/Hendra benar-benar menjelma kembali jadi ganda papan atas dunia.
Ganda putra menghadirkan All Indonesian Final di Indonesia Open 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Sedikit hal yang digarisbawahi oleh pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi adalah kegagalan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto lolos ke semifinal. Fajar/Rian butuh daya tahan fisik dan fokus yang lebih baik dalam turnamen berikutnya agar bisa tampil stabil sepanjang turnamen berlangsung.
Ganda Putri (5,5)
Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil memulai Indonesia Open dengan baik saat menang mudah atas Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahata. Namun setelah itu, Greysia/Apriyani kalah dari Kim So Yeong/Kong Hee Yong.
Greysia/Apriyani wajib waspada lantaran setahun jelang Olimpiade, ganda-ganda Korea Selatan kembali menggeliat, menandingi potensi bahaya dari ganda China dan Korea Selatan.
Greysia/Apriyani kalah dari Kim So Yeong/Kong Hee Yong. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Tim pelatih ganda putri harus segera menemukan solusi lantaran mereka berharap Della/Rizki bisa ada di delapan besar dan lolos menemani Greysia/Apriyani sebagai wakil Indonesia di Olimpiade tahun depan.
Sektor ganda campuran juga menunjukkan penampilan yang mengecewakan di Indonesia Open 2019. Praveen Jordan/Melati Daeva sudah tersingkir di babak kedua sedangkan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja tersungkur di babak kedua. Keduanya tumbang oleh lawan-lawan yang di atas kertas ada di bawah peringkat mereka.
Praveen Jordan/Melati Daeva sudah tersingkir dari babak kedua Indonesia Open 2019. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A) |
Prestasi lumayan ditunjukkan oleh Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow. Mereka berhasil menjejak ke babak perempat final sebelum terhenti di tangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Namun pola main Tontowi/Winny masih perlu diasah agar bisa lebih kompetitif ketika menghadapi ganda 10 besar dunia. (ptr/bac)
Jonatan dan Ginting menunjukkan performa labil. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Gregoria dan Fitriani belum mampu menghadirkan kejutan di Indonesia Open 2019. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Ganda putra menghadirkan All Indonesian Final di Indonesia Open 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Greysia/Apriyani kalah dari Kim So Yeong/Kong Hee Yong. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Praveen Jordan/Melati Daeva sudah tersingkir dari babak kedua Indonesia Open 2019. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)