Dikutip dari Daily Mail, skuat Man United menjalani pramusim yang lebih santai pada kesempatan kali ini. Sementara, di musim lalu mereka menjalaninya penuh ketegangan di bawah Jose Mourinho.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi tersebut menjadi pemandangan yang akrab dari MU sejak di Perth, Singapura, hingga ke Shanghai. Sedangkan di era sebelumnya Mourinho lebih banyak terlihat murung selama di Amerika Serikat.
Ole Gunnar Solskjaer lebih santai kepada timnya di pramusim kali ini. (REUTERS/Andrew Yates) |
Staf pelatih MU sempat menghadiri kasino di hotel tempat mereka menginap. Sedangkan pemain seperti Paul Pogba dan Victor Lindelof bisa mengunjungi Pantai Cottesloe di hari libur latihan.
Sementara, saat Mourinho dan tim menginap di The Montage, ada staf lain yang tinggal terpisah di Marriott.
Santai di luar lapangan bukan berarti santai di dalam. Di sesi latihan Solskjaer menerapkan latihan yang lebih keras dari Mourinho.
Tetapi, Man United belum bisa melakukan latihan dengan intensitas tinggi di Singapura dan Shanghai karena cuaca yang panas. Namun tidak ada keluhan dari Solskjaer.
Berbeda dengan Mourinho, saat pramusim 2016 di China, eks pelatih Real Madrid itu marah-marah karena cuaca panas di Negeri Tirai Bambu dan harus dibujuk untuk menghadiri konferensi pers.
Perbedaan lain adalah hasil pertandingan. Dalam empat laga pramusim MU di musim ini juga lebih memuaskan.
Lihat juga:3 Alternatif MU Jika Transfer Maguire Gagal |
Sedangkan di musim lalu Man United tiga kali di tahan imbang: 1-1 oleh Club America, 0-0 dengan San Jose Earthquakes, dan 1-1 dengan AC Milan sebelum menang adu penalti 9-8. (sry/nva)
Ole Gunnar Solskjaer lebih santai kepada timnya di pramusim kali ini. (REUTERS/Andrew Yates)