Wajah Salah Terukir di Kepala Suporter Asal Maroko
CNN Indonesia
Senin, 29 Jul 2019 10:40 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pencukur rambut Maroko yang juga fan berat Mohamed Salah, Radouan El Alami, 'mengukir' wajah pemain idolanya tersebut di kepala bagian belakang sang pelanggannya.
Cukuran rambut berbentuk wajah Salah itu dibuatnya juga berdasarkan permintaan sang pelanggan yang juga amat mengidolakan penyerang Liverpool.
Dilansir dari Liverpool Echo, Radouan memamerkan hasil karyanya tersebut yang amat mirip wajah Salah.
Meski warga negara Maroko, ia mengaku sangat mengidolakan Salah. Sejumlah karyanya dalam cukur rambut juga banyak terinspirasi dari pemain timnas Mesir itu.
"Alasan saya membuat keputusan ini untuk menciptakan ukiran tersebut karena kesayangan terhadap Liverpool dan kecintaan kepada Salah," kata Radouan kepada Liverpool Echo.
Dia bekerja sebagai pencukur rambut sejak 2005 dan mengatakan sejumlah karyanya yang cukup eksentrik selalu dipersembahkan untuk Liverpool.
Khusus untuk cukuran berbentuk wajah Salah, ia menerangkan butuh waktu lebih dari dua jam untuk menyelesaikan hasil karyanya tersebut.
Radouan juga menyatakan alasan memilih Salah di antara para pemain Liverpool untuk sebagai model cukuran rambut dari pelanggannya.
"Saya sangat mencintai pemain ini, dia adalah pemain yang sangat rendah hati. Saya juga sangat menyukai Liverpool dan Liga Primer Inggris," ujar Radouan.
Salah sukses membawa Liverpool juara Liga Champions 2018. Meski demikian, ia belum pernah mampu mengerek Mesir berprestasi besar di ajang internasional.
Pada Piala Afrika 2019, tuan rumah Mesir bahkan tersingkir dari babak 16 besar. Mereka kalah 0-1 dari Afrika Selatan. (bac/jun)
Cukuran rambut berbentuk wajah Salah itu dibuatnya juga berdasarkan permintaan sang pelanggan yang juga amat mengidolakan penyerang Liverpool.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah sukses bersama Liverpool. (Foto: REUTERS/Phil Noble) |
Lihat juga:2 Faktor Peluang Bale ke China Bakal Kandas |
Khusus untuk cukuran berbentuk wajah Salah, ia menerangkan butuh waktu lebih dari dua jam untuk menyelesaikan hasil karyanya tersebut.
"Saya sangat mencintai pemain ini, dia adalah pemain yang sangat rendah hati. Saya juga sangat menyukai Liverpool dan Liga Primer Inggris," ujar Radouan.
Salah sukses membawa Liverpool juara Liga Champions 2018. Meski demikian, ia belum pernah mampu mengerek Mesir berprestasi besar di ajang internasional.
Pada Piala Afrika 2019, tuan rumah Mesir bahkan tersingkir dari babak 16 besar. Mereka kalah 0-1 dari Afrika Selatan. (bac/jun)
Salah sukses bersama Liverpool. (Foto: REUTERS/Phil Noble)