PSSI membatalkan pertandingan setelah sehari sebelumnya bus yang ditumpangi pemain dan ofisial Persija dilempari batu oleh oknum suporter PSM. Akibatnya, dua pemain dan satu ofisial Persija menjadi korban.
Bek Persija, Ryuji Utomo mengalami luka di bagian paha karena terkena pecahan kaca begitu pula dengan Simic yang luka di bagian kaki. Sedangkan mata dari ofisial Persija bernama Adit terluka akibat lemparan batu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marko Simic mengalami luka di bagian kaki karena terkena pecahan kaca bus. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
"Banyak darah yang keluar dan membuat stres. Keluarga saya sangat khawatir. Saya pikir lebih baik pemain tidak bicara tentang kejadian ini, biarkan manajemen yang berbicara semuanya. Tapi semua orang kan lihat kebenarannya seperti apa. Mereka tentu cerdas bisa menilai bagaimana dan federasi juga saya pikir membuat keputusan yang bagus tentang situasi ini," ia menuturkan.
Pelatih Persija Enggan Bahas Insiden di Makassar
Di sisi lain, pelatih Persija, Julio Banuelos, ogah bicara soal intimidasi yang dialami anak asuhnya di Makassar. Pemain tim Macan Kemayoran dapat intimidasi berupa teror spanduk yang mengancam Persija tidak bakal aman di Makassar jika menang atas PSM dan di depan area hotel tempat pemain menginap muncul bunyi petasan dan suara bising motor pada Sabtu (27/7) dini hari.
"Yang terjadi kemarin biar berlalu. Saya tidak mau membahasnya lagi. Fokus saya hanya tentang persiapan tim. Itu saja," kata Banuelos.
Banuelos juga enggan menjelaskan soal keputusan tim untuk tidak datang ke lapangan di hari pertandingan disebabkan karena adanya ancaman. Persija memilih langsung ke Bandara Sultan Hasanudin, Makassar untuk kembali ke ibu kota sementara PSM tetap datang ke lapangan setelah PSSI resmi menunda pertandingan.
Buat Banuelos, kejadian di Makassar merupakan pengalaman pertamanya. Pelatih asal Spanyol berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari dan ia juga berusaha melupakan kejadian tidak menyenangkan tersebut.
"Karena kami sudah terbiasa dengan jadwal padat, jadi tidak ada kendala. Sekarang ini fokus untuk melawan Arema dulu, baru setelah itu Makassar," tutur Banuelos. (ttf/jal)
Marko Simic mengalami luka di bagian kaki karena terkena pecahan kaca bus. (CNN Indonesia/Andry Novelino)