Banyak Pemain Cedera, Madrid Enggan Lepas James

CNN Indonesia | Selasa, 30/07/2019 23:22 WIB
Banyak Pemain Cedera, Madrid Enggan Lepas James Real Madrid enggan lepas James Rodriguez. (SERGIO CAMACHO/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Real Madrid enggan melepas gelandang asal Kolombia, James Rodriguez, untuk mengantisipasi badai cedera yang sedang menerpa.

Dilansir dari AS, Madrid menegaskan akan mempertahankan Rodriguez musim ini. Kekalahan dengan skor 3-7 dari Atletico Madrid dan cedera serius yang dialami gelandang Marco Asensio, menjadi alasan Presiden Los Merengues Florentino Peres memutuskan untuk tidak menjual pemain berusia 28 tahun tersebut.

Pada Senin (29/7), Rodriguez bergabung dengan tim setelah liburan pasca Copa America 2019. Rumor transfer peraih sepatu emas Piala Dunia 2014 ini terus bergulir sejak beberapa pekan lalu tapi dalam beberapa hari belakangan semuanya berubah.


Napoli dan Atletico dikabarkan tertarik dengan Rodriguez. Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, memanggil Rodriguez beberapa kali untuk menyampaikan ketertarikan.

James Rodriguez jadi opsi pengganti James Rodriguez.James Rodriguez jadi opsi pengganti Marco Asensio yang cedera panjang. (REUTERS/Amanda Perobelli)
Akan tetapi, keinginan Ancelotti batal terwujud setelah Pimpinan Napoli Aurelio De Laurentiis berkeinginan untuk menjadikan Rodriguez sebagai pemain pinjaman saja. De Laurentiis tak bersedia membayar biaya transfer Rodriguez sebagai pemain tetap yang terlampau mahal.

Di tengah negosiasi alot tersebut, Atletico muncul. Rival sekota El Real itu berencana membangun lini serang yang solid sepeninggal Antoine Griezmann yang dibajak Barcelona.

Diterpa Cedera, Madrid Enggan Lepas James Rodriguez
"Saya tahu bahwa banyak pemain menyukai dia. Saya tahu bahwa para pelatih menyukai dia. Akan sangat menyenangkan memiliki dia, tapi semua tergantung pada presiden Real Madrid," kata CEO Atletico Miguel Angel Gil Marin.

Sebelumnya, Rodriguez menandatangani kontrak selama enam tahun bersama Madrid pada 22 Juli 2014. Ia pindah dari Monaco dengan perkiraan nilai 63 juta poundsterling atau kurang lebih Rp1 triliun. (map/jun)