Setelah terpuruk musim lalu, manajemen MU dikabarkan telah mempersiapkan dana ratusan juta poundsterling untuk Ole Gunnar Solskjaer. Tidak tanggung-tanggung, sejumlah media Inggris sempat mengabarkan Solskjaer punya dana hingga 200 juta poundsterling (setara Rp3,4 triliun) untuk dihabiskan dalam pembelian pemain.
Dana segar itu dipersiapkan agar Solskjaer bisa merekrut pemain sesuai keinginannya dan membentuk skuat yang kuat demi mampu bersaing di kompetisi lokal dan Eropa. Maklum musim lalu Paul Pogba dan kawan-kawan hanya finis keenam di Liga Inggris, babak ketiga Piala Liga dan perempat final Liga Champions serta Piala FA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wan-Bissaka dan James dua rekrutan baru MU. (Foto: Action Images via Reuters/Peter Cziborra) |
Dua Faktor Penting
Setidaknya ada dua faktor penting yang yang membuat MU gagal mendapatkan pemain yang mereka inginkan di bursa transfer musim ini. Alasan pertama tentu saja nama besar MU yang terus meredup dalam beberapa musim terakhir.
Hingga sebelum musim 2012/2013 MU masih mudah mendatangkan pemain. Nama besar MU dan Sir Alex Ferguson sebagai pelatih menjadi daya tarik tersendiri bagi pemain-pemain di Eropa. Pemain seperti Robin van Persie, Edwin van der Sar, Carlos Tevez, Dimitar Berbatov, Eric Cantona, dan Rio Ferdinand dengan mudah direkrut MU meski berasal dari klub rival.
Sir Alex Ferguson (kanan) pernah menjadi salah satu daya tarik bagi sejumlah pemain bintang di MU. (Foto: AFP PHOTO / JACK TAYLOR) |
Seiring dengan merosotnya prestasi MU, para pemain di Eropa mulai tidak menganggap Old Trafford sebagai salah satu kiblat untuk memulai karier baru. Terlebih MU semakin jarang bermain di Liga Champions, seperti yang terjadi musim ini.
Faktor kedua yang tidak kalah pentingnya adalah, MU masih dianggap sebagai salah satu klub terkaya di dunia. Data Forbes terbaru menyebutkan, MU saat ini menduduki posisi keenam klub olahraga terkaya di dunia dengan US$3,81 miliar atau setara Rp53,4 triliun.
Harga yang diminta Leicester untuk Maguire dianggap tidak pantas. Bek timnas Inggris itu dianggap belum pantas menyandang status bek termahal sepanjang sejarah melihat rekam jejak kariernya.
Sayang, investasi MU di transfer pemain tidak sebanding dengan prestasi yang mereka dapat. Pemain-pemain yang didatangkan justru sering bersitegang dengan pelatih mulai dari David Moyes, Louis van Gaal, hingga Jose Mourinho.
Kini manajemen MU seperti tidak mau mengulangi kesalahan yang sama. Mereka lebih sabar dalam pembelian pemain dan tidak mau salah dalam investasi pemain.
Tapi, dengan sembilan hari tersisa di bursa transfer Liga Inggris musim 2019/2020, MU harus gerak cepat di bursa transfer untuk mendapatkan pemain yang dibutuhkan Solskjaer. (bac/bac)
Wan-Bissaka dan James dua rekrutan baru MU. (Foto: Action Images via Reuters/Peter Cziborra)
Sir Alex Ferguson (kanan) pernah menjadi salah satu daya tarik bagi sejumlah pemain bintang di MU. (Foto: AFP PHOTO / JACK TAYLOR)