Rossi memasuki paruh kedua musim MotoGP 2019 dengan terpuruk. Setelah tiga kali beruntun gagal finis, The Doctor kemudian hanya finis kedelapan pada balapan terakhir paruh pertama musim di MotoGP Jerman. Ketika itu Rossi kalah hingga hampir 20 detik dari Marc Marquez.
Lihat juga:Persib Nasibmu Kini |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kelihatannya motor ini perlu pengaturan yang berbeda dibandingkan tahun lalu. Namun bagi saya dan juga Franco [Morbidelli, pebalap Petronas Yamaha SRT], rasanya masih sulit mengendarai motor ini," ujar pebalap 40 tahun tersebut kepada Crash.
Rossi mengatakan Yamaha harus mencari cara agar bisa kembali kencang. (AP Photo/Jens Meyer) |
"Selama jeda musim panas ini penting untuk meluangkan waktu libur dan istirahat sejenak. Tapi saya tidak sabar untuk bisa kembali ke lintasan dan mengendarai M1, serta konsentrasi di paruh kedua musim ini. Kami [Yamaha] optimistis di dua GP selanjutnya, di mana seharusnya bisa berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang maksimal," ucap The Doctor.
"Saya selalu suka dengan trek di Brno. Saya ingin bekerja dengan baik bersama tim, untuk menjadikan akhir pekan ini menyenangkan. Kami perlu sebuah hasil yang bagus," ujar Rossi.
Rossi mengatakan Yamaha harus mencari cara agar bisa kembali kencang. (AP Photo/Jens Meyer)