Laga-laga Sengit di Community Shield

CNN Indonesia
Jumat, 02 Agu 2019 15:20 WIB
Ajang Community Shield dianggap sebagai salah satu ajang yang kurang bergengsi, namun tak jarang pertandingan pembuka Liga Inggris itu berlangsung sengit. Pemain Manchester City bersama trofi juara Community Shield yang berbentuk perisai. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ajang Community Shield merupakan agenda tahunan yang mempertemukan juara Liga Primer Inggris melawan juara Piala FA. Kali ini Manchester City akan berhadapan dengan Liverpool pada Minggu (4/8) WIB mendatang.

Lantaran Man City menjadi juara Liga Primer Inggris dan Piala FA, maka Liverpool yang berstatus runner up kompetisi domestik tampil menjadi lawan The Citizens pada Community Shield 2019.

Pertandingan antara Liverpool dan Man City bakal kembali menyuguhkan laga yang mengingatkan persaingan kedua klub pada musim lalu.

Laga Community Shield menyajikan laga bergengsi lantaran status klub yang berlaga dan pertandingannya sendiri menampilkan duel sengit.

Berikut empat daftar pertandingan terbaik Community Shield:

Manchester United vs Tottenham Hotspur (1967)

The Red Devils menjamu The Liliywhites di Old Trafford pada final Community Shield tahun 1967. Hasil pertandingan ini berakhir imbang dengan skor 3-3. Dengan sistem yang ada waktu itu, MU dan Spurs pun berbagi gelar juara. Masing-masing klub memegang trofi berbentuk perisai itu selama kurun waktu enam bulan.

Sir Bobby Charlton pernah menjadi pemain yang menyumbangkan gelar untuk Mancheser United. (Reuters / Andrew Boyers)
Dua gol diciptakan oleh Bobby Charlton, dan satu gol lainnya dicetak oleh Denis Law untuk MU. Sementara gol Spurs, diciptakan oleh Roberston, Pat Jennings, dan Frank Saul. Gol kedua Spurs menjadi terkenal, sebab gol diciptakan oleh Jennings yang berposisi sebagai penjaga gawang. Kala itu Jennings menyepak bola keluar mistar dan langsung memantul dari atas kepala kiper MU, Alex Stepney dan masuk ke dalam gawang.

Liverpool vs Leeds United (1974)

Pertandingan antara Liverpool dan Leeds United merupakan pertandingan Community Shield pertama yang diadakan di stadion Wembley dan juga kali pertama diberlakukan aturan adu penalti setelah skor pada waktu normal imbang. Liverpool muncul sebagai pemenang dalam drama adu penalti dengan skor 6-5 setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 pada waktu normal.

Dua kartu merah dikeluarkan untuk kedua tim. Billy Bremner dan Kevin Keegan diusir oleh wasit Bob Mathhewson pada menit ke 60 setelah cekcok di lapangan. Insiden ini dipicu oleh pemain Leeds, Johnny Giles yang meninju Keegan. Bremner yang ingin merelai tersulut emosi, dan berujung pada pengusiran dirinya. Atas keputusan wasit tersebut, Keegan dan Bremner geram dan membuang jersey nya.

Atas aksi keduanya, mereka kerap mendapat kritik telah mencoreng nama klub serta adanya hukuman larangan bermain dari Komite Disiplin FA. Duel ini juga mempertemukan dua manajer kenamaan Bill Shankly di kubu Liverpool dan Brian Clough yang menangani Leeds United.

Leeds United vs Liverpool (1992)

Juara Liga Inggris, Leeds United berhadapan dengan pemenang piala FA, Liverpool pada tahun 1992. Pertandingan berlangsung seru menghasilkan tujuh gol. Meski bukan pertandingan dengan gol terbanyak di ajang Community Shield, gol-gol yang silih berganti dari kedua kubu membuat laga menjadi menarik.

Eric Cantona membela Manchester United setelah pindah dari Leeds United. (AFP PHOTO / GERRY PENNY)
Leeds menang dramatis atas The Reds dengan skor 4-3. Kala itu gol diciptakan oleh pemain asal Prancis, Eric Cantona, yang menyumbang hattrick, disusul dengan gol dari Tony Dorigo untuk Leeds. Sementara untuk kubu Liverpool disumbang oleh Ian Rush, Dean Saunders, dan gol bunuh diri dari Gordon Stratchan di menit ke 84.

Manchester United vs Manchester City (2011)

City kala itu memimpin jalannya pertandingan dengan memimpin skor 2-0 pada babak pertama lewat sundulan Joleon Lescott dan sepakan jarah jauh Edin Dzeko. Kondisi ketertinggalan ini dinilai sebagai pembawa sial bagi MU, lantaran sebelumnya mereka harus mengalami dua kekalahan beruntun pada final Liga Champions melawan Barcelona dan juga harus kalah dari The Citizens pada ajang Piala FA.

Namun skuat asuhan Sir Alex Ferguson mampu comeback dengan mengejar ketertinggalan lewat gol Chris Smalling di menit ke 52, dan gol Luis Nani di menit ke 58. MU memastikan menjadi jawara, usai Luis Nani kembali mencatatkan namanya sebagai gol penentu di perpanjangan waktu babak kedua. Skor dramatis 3-2 mmebuat City harus mengakui keunggulan MU. (mcf/har)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER