Rapor Buruk di Turki Adang Liverpool di Piala Super Eropa

CNN Indonesia | Rabu, 14/08/2019 06:03 WIB
Rapor Buruk di Turki Adang Liverpool di Piala Super Eropa Liverpool punya rapor buruk di Turki. (REUTERS/Denis Balibouse)
Jakarta, CNN Indonesia -- Liverpool diadang rapor buruk bermain di Turki jelang pertandingan Piala Super Eropa 2019 melawan Chelsea di Vodafone Arena, Rabu (14/8) waktu setempat atau Kamis (15/8) dini hari WIB.

The Reds jauh diunggulkan atas Chelsea dalam pertandingan nanti. Selain komposisi skuat, kondisi kedua tim juga jauh berbeda untuk saat ini.

Tim asuhan Juergen Klopp itu memiliki skuat yang kompak setelah dibangun dalam beberapa musim belakangan. Sedangkan Chelsea yang kehilangan pemain utama seperti Eden Hazard dan David Luiz sedang dalam masa peralihan atau era baru di bawah Frank Lampard.


Meski punya materi yang lebih komplet minus kiper Alisson Becker karena cedera, Liverpool tetap berpeluang tumbang dalam pertandingan nanti.

Liverpool punya sejarah buruk saat bermain di Turki. Dikutip dari situs Transfermarkt, Sadio Mane dan kawan-kawan sudah enam kali bermain melawan klub-klub Turki dalam laga tandang.

Liverpool dua kali tumbang di Vodafone Arena.Liverpool dua kali tumbang di Vodafone Arena. (Andrew Boyers)
Dari enam pertandingan di Turki itu, Liverpool hanya menang sekali, saat menghadapi Trabonspor di kualifikasi Piala Eropa 2010/2011 dengan kemenangan 2-1.

Lima laga lainnya berakhir dengan empat kekalahan dan sekali imbang. Satu-satunya hasil imbang itu didapat ketika bermain melawan Galatasaray di Liga Champions 2001/2002, 1-1.

Kekalahan pertama Liverpool di Turki didapat saat tumbang 0-1 dari Trabzonspor di Piala Champions 1976/1977 yang kini bernama Liga Champions.

Selanjutnya Liverpool kalah 2-3 dari Galatasaray di Stadion Ataturk di Liga Champions 2006/2007. Dua kekalahan lainnya didapat Liverpool dari Besiktas di Vodafone Arena, venue Piala Super Eropa 2019.

Rapor Buruk di Turki Adang Liverpool di Piala Super Eropa
Liverpool kali pertama kalah dari Besiktas pada 2007/2008 di fase grup Liga Champions saat tumbang 1-2. Hasil nahas serupa didapat pada babak 32 besar Liga Europa 2014/2015.

Setelah menang 1-0 di Anfield, Liverpool kalah dengan hasil serupa di Istanbul. Laga yang dilanjutkan ke babak adu penalti itu dimenangi Besiktas dengan skor 5-4.

Karena itu, kemenangan atas Chelsea di Piala Super Eropa kali ini bisa membuat Liverpool secara perlahan mematahkan rapor buruk bermain di Turki. (sry/sry)