Alfredo baru mengetahui namanya dicoret dari jabatan pelatih Bhayangkara FC, Selasa (13/8) malam. Meski kecewa, mantan pelatih Persipura Jayapura itu mengerti risiko pelatih klub di kompetisi kasta tertinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih [jika dikaitkan dengan Persebaya], tapi tidak bisa secepat ini karena saya juga baru selesai dengan tim ini," sambung Alfredo.
Manajer sekaligus COO Bhayangkara FC, Sumardji, memastikan perubahan struktur dalam jajaran pelatih, Rabu (14/8).
"Kami berterima kasih atas dedikasi yang sudah diberikan pelatih Alfredo Vera selama menjabat sebagai pelatih kepala tim senior Bhayangkara FC dan mendoakan yang terbaik bagi karier selanjutnya," ucap Sumardji.
Menurut Sumardji, berakhirnya kerjasama Bhayangkara dan Alfredo dilatarbelakangi pencapaian Bhayangkara FC hingga pekan ke-13 Liga 1 2019. Dari 13 laga yang sudah dilewati The Guardian mencatatkan empat kemenangan, lima seri, empat kali kalah, dan menempati urutan kedelapan di klasemen sementara.
Angel Afredo Vera jadi calon pelatih Persebaya. (CNN Indonesia/Jun Mahares) |
"Dalam kontrak kerja sama dengan kami, pelatih Alfredo Vera ditargetkan membawa Bhayangkara FC berada di posisi 5 besar klasemen saat akhir putaran pertama," tambah Sumardji.
Sebelum memimpin Bhayangkara, Alfredo lebih dulu melatih Persebaya Surabaya dan Persipura Jayapura. Ia disebut-sebut akan kembali ke Persebaya untuk menggantikan posisi Djadjang yang baru dipecat. (ttf/jun)

Angel Afredo Vera jadi calon pelatih Persebaya. (CNN Indonesia/Jun Mahares)