Lyons memenangkan sprint terakhir dalam barisan empat pebalap pertama yang masuk garis finis. Ia mengungguli Ryan Roth asal Kanada dari Xspeed United Continental dan Mario Vogt dari Jerman di Team Sapura Cycling.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan ini membuat Lyons menjadi pemegang green jersey atau pemuncak klasemen sementara pebalap di Tour d' Indonesia 2019.
Angus Lyons jadi yang tercepat di etape pertama Tour d'Indonesia. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah) |
Untuk kategori pemegang Red Jersey atau pebalap sprinter diraih Vogt disusul Lyons dan Roth secara berurutan. Raja tanjakan di etape pertama Tour d' Indonesia diraih Roth yang berhasil naik podium menggunakan Blue Jersey.
Di sisi lain, pemegang Yellow Jersey atau Pebalap Asia Terbaik di etape pertama diberikan kepada Goh yang merupakan pebalap asal Singapura. Untuk kategori tim terbaik dipegang Team Sapura Cycling disusul Trengganu Cycling Team dan XSpeed United Continental.
TdI Penting Buat Agenda UCI
Direktur World Cycling Center UCI (persatuan balap sepeda Internasional) Frederic Magne yang turut hadir di etape pertama Tour d' Indonesia 2019 mengatakan event ini merupakan event yang sangat penting dalam program pengembangan kompetisi balap sepeda dunia. Ia melihat banyak kemajuan yang terdapat di balapan yang masuk dalam agenda UCI Asia Tour dengan level 2.1 ini.
"Event ini sangat fantastik. Ini sangat bagus untuk para pebalap yang tampil di level profesional maupun penyelenggaranya. Bahkan ada parade sepeda juga. Ini merupakan pertanda bagus buat perkembangan balap sepeda di Indonesia," terang Magne dalam sesi konferensi persnya.
Angus Lyons jadi yang tercepat di etape pertama Tour d'Indonesia. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)