Sebelumnya, Mayweather melalui akun Instagram mengaku dibayar dengan harga US$2,2 juta atau setara Rp31 miliar untuk video tersebut.
Lihat juga:Potensi Grup Neraka di Undian Liga Champions |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pacquiao saat melawan Mayweather. (FMark J. Rebilas-USA TODAY Sports) |
"Saya bicara dengan mereka untuk bertarung di sana, namun mereka meminta saya secara spesifik menyebut Manny Pacquiao. Sebenarnya kami tidak benar-benar bicara tinju. Saat itu kami membahas ajang lain," ujar Mayweather.
[Gambas:Video CNN]
Belakangan, Mayweather memberikan keterangan melalui akun Instagramnya bahwa dia sengaja membuat pernyataan hoaks selama 10 detik dalam video itu demi mengeruk banyak uang.
"Video yang beredar sekarang saya bikin delapan bulan lalu tentang rematch Mayweather vs Pacquiao. Saya mendapat bayaran US$2.200.000 untuk membuat video itu."
"Kebenarannya adalah bahwa pertarungan itu tak akan pernah terjadi lagi. Sekarang geser ke kiri dan lihat uang yang saya dapat dari video itu," kata Mayweather.
"Sekarang siapa pintar? Saya mampu menghasilkan jutaan dolar hanya dengan video 10 detik," kata Mayweather lagi.
[Gambas:Instagram]
Belakangan, Pacquiao merespons kelakuan rivalnya tersebut melalui akun Instagramnya dia.
(bac/har)
Pacquiao saat melawan Mayweather. (FMark J. Rebilas-USA TODAY Sports)