Dari pantauan CNNIndonesia.com, oknum suporter Indonesia berulah dengan memanjat pagar tribune stadion dan turun ke lapangan. Mereka lantas memprovokasi suporter tim tamu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu suporter Indonesia diamankan oleh polisi yang bertugas di Stadion GBK. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A) |
[Gambas:Video CNN]
"Kita enggak mau cari alasan ganggu atau tidak. Kita harus perbaiki semuanya. Kalau terganggu, dua tim terganggu. Kita harus terima ini," ucapnya.
"Buat saya kericuhan ini enggak ganggu sama sekali, karena sudah terbiasa di liga Indonesia, dan kita tidak boleh terbiasa dengan ini."
"Ya karena kita sudah fokus dengan pertandingan tiba-tiba ada masalah [pertandingan dihentikan], itu langsung down. Kita harus buat mereka [suporter] tenang, tetapi kejadian tadi bikin kami hilang fokus," jelas Beto ketika diwawancara di area mixed zone.
Lihat juga:Indonesia Kalah 2-3 dari Malaysia |
"Tidak boleh terjadi itu [bentrok suporter] karena kita sama-sama manusia. Kita cuma beda negara. Kita harus respek terhadap mereka [pendukung lawan]. Nanti jika kita main di sana, kemudian mereka melakukan yang sama seperti sekarang, bagaimana?"
"Jadi saya sedih lihat itu. Jadi saya harap ke depan kita ubah mental. Kita harus dukung tim, jangan bikin masalah dengan suporter lain," ujar mantan pemain Sriwijaya FC tersebut.
(ttf/jal/nva)
Satu suporter Indonesia diamankan oleh polisi yang bertugas di Stadion GBK. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)