Khabib Ingin Tarung UFC di Afrika

CNN Indonesia | Senin, 09/09/2019 14:52 WIB
Khabib Ingin Tarung UFC di Afrika Khabib Nurmagomedov ingin merasakan pertarungan di Afrika. (AP Photo/ Mahmoud Khaled)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juara kelas ringan UFC Khabib Nurmagomedov ingin menggelar pertarungan di Afrika usai mengalahkan Dustin Poirier di UFC 242 di Abu Dhabi, Minggu (8/9) dini hari WIB.

Khabib sukses mempertahankan gelar juara kelas ringan UFC setelah menaklukkan Poirier sebagai juara interim di ronde ketiga lewat teknik rear naked choke, yang merupakan kuncian leher dari belakang.

Kemenangan atas Poirier membuat Khabib memperpanjang rekor tidak terkalahkan dalam 28 pertandingan (28-0). Usai meraih kesuksesan di Uni Emirat Arab, petarung 30 tahun itu pun membidik Afrika sebagai medan pertempuran berikutnya.


"Mungkin di Rusia, di Moskow di stadion berkapasitas 80 ribu penonton. Saya bisa bertarung di Moskow, saya ingin bertarung di sini di Abu Dhabi, di mana saja," ujar Khabib dikutip dari The National.

"Mungkin [juga bertarung] di Afrika, kenapa tidak? Saya benar-benar ingin bertarung di Afrika juga," ucap Khabib menambahkan.

Khabib Nurmagomedov mengalahkan Dustin Poirier lewat teknik kuncian leher.Khabib Nurmagomedov mengalahkan Dustin Poirier lewat teknik kuncian leher. (AP Photo/ Mahmoud Khaled)
The Eagle, julukan Khabib, mengaku terkesan dengan suasana Abu Dhabi saat melakoni duel penuh gengsi melawan Poirier. Petarung asal Dagestan, Rusia, itu juga menyukai sambutan orang-orang di Abu Dhabi. Khabib berharap orang-orang di Abu Dhabi menyukai performa dia di UFC 242.

[Gambas:Video CNN]
Khabib menjelaskan tidak menutup pintu untuk kembali menggelar pertarungan di Abu Dhabi. Terlebih lagi UFC memiliki kontrak eksklusif dengan Abu Dhabi.

Khabib Ingin Tarung UFC di Afrika
Karena itu Khabib optimistis bisa berduel dengan petarung lain di Ibu Kota Uni Emirat Arab tersebut. Di mata Khabib, kota-kota di UEA seperti Abu Dhabi dan Dubai adalah tempat paling aman di dunia.

"Saya menyukai wilayah ini. Saya sudah pernah ke Turki, Eropa, Rusia, bahkan Dagestan, Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Meksiko. Saya sudah pernah ke mana-mana. Saya ingin kembali ke sini [Abu Dhabi], mungkin tahun depan. Kenapa tidak?" tutur Khabib. (sry/bac)